Jurnalisme Warga
Dari Serambi Mekkah ke Serambi Madinah
Kakanwil BPN Provinsi Gorontalo, Wartomo, menjelaskan bahwa puasa Senin-Kamis sudah membudaya di sini, sehingga ada acara buka puasa bersama
Diasporanya sangat kuat, bahkan Presiden Habibie walau berasal dari Sulawesi Selatan, sukunya juga Gorontalo.
Bahkan, beberapa tokoh nasional juga berasal dari Gorontalo, seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Ketua MPR Bidang Anggaran Fadel Muhammad, dan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel.
Jadi, diaspora orang Gorontalo benar-benar kuat dan saling dukung.
Di sini tidak banyak konflik internal yang didedahkan ke media, baik media sosial maupun media cetak.
Bangkit dari kemiskinan
Kondisi sumber daya alam dan bentang alam Provinsi Gorontalo cenderung berbukit dan bergunung, tidak sebaik sumber daya dan kondisi alam Aceh yang subur dan kondisi alamnya yang rata dan bergelombang.
Provinsi Gorontalo terdiri atas lima kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pohuwat, dan Kota Gorontalo.
Potensi ekonomi Gorontalo didominasi oleh sektor pertanian dan perikanan, terutama budi daya jagung dan perikanan tangkap.
APBD-nya kecil sekali, tak sampai Rp1,9 triliun per tahun.
Bahkan, Gorontalo merupakan provinsi kelima termiskin di Indonesia.
Angka penduduk miskin di provinsi ini mencapai 15,59% dari keseluruhan penduduk Gorontalo yang berdasarkan Sensus Penduduk 2020 mencapai 1.171.681 jiwa.
Tingkat kemiskinan di Provinsi Gorontalo satu tingkat di bawah Aceh.
Aceh menduduki peringkat keenam di Indonesia yang jumlah penduduk miskinnya 833.910 jiwa atau 15,43 persen dari total penduduk Aceh 5.371.532 jiwa.
Sedangkan APBD Aceh yang mencapai Rp14,1 triluan jauh lebih tinggi dibandingkan Gorontalo yang hanya Rp1,9 triliun.
Dengan APBA yang jauh lebih besar dari Gorontalo, seharusnya Aceh tidak masuk dalam peringkat termiskin nomor enam di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-m-adli-abdullah-s-h-mcl-dosen-faku.jpg)