Jumat, 24 April 2026

Kajian Islam

Muhasabah dan Aspek Yang Perlu Dilakukan Umat Islam

Mengerti dan memahami akan arti definisi muhasabah dalam Islam perlu untuk setiap mukmin dalam rangka memperbaiki dirinya ke dalam hal-hal yang baik.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Tgk Bustamam Usman, SHI, MA 

Melalaikan aspek ini, dapat menjadi orang yang muflis sebagaimana digambarkan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits diriwayatkan Muslim.

“Datang ke akhirat dengan membawa pahala amal ibadah yang begitu banyak, namun bersamaan dengan itu, ia juga datang ke akhirat dengan membawa dosa terkait dengan interaksinya yang negatif terhadap orang lain,”

“Seperti mencaci, mencela, menuduh, memfitnah, memakan harta tetangganya, mengintimidasi dan sebagainya. Sehingga pahala kebaikannya habis untuk menutupi keburukannya,” ucap Tgk Bustamam.

Baca juga: 35 Nama Bayi Perempuan Islami yang Cantik dan Mudah Diingat, Berikut Daftarnya Lengkap dengan Arti

Bahkan karena kebaikannya tidak cukup untuk menutupi keburukannya tersebut, maka dosa-dosa orang-orang yang dizaliminya tersebut dicampakkan pada dirinya.

Hingga jadilah ia tidak memiliki apa-apa, selain hanya dosa dan dosa, akibat tidak memperhatikan aspek ini. Na’udzubillah min dzalik.

Keempat adalah aspek dakwah. Aspek ini, kata Tgk Bustamam, sesungguhnya sangat luas untuk dibicarakan.

“Karena menyangkut dakwah dalam segala aspek; sosial, politik, ekonomi, dan juga substansi dari da’wah itu sendiri mengajak orang pada kebersihan jiwa, akhlaqul karimah, memakmurkan masjid, menyempurnakan ibadah, mengklimakskan kepasrahan abadi pada ilahi, banyak istighfar dan taubat dan sebagainya,” jelasnya.

Tetapi yang cukup urgens dan sangat substansial pada evaluasi aspek dakwah ini yang perlu dievaluasi adalah, sudah sejauh mana pihak lain baik dalam skala fardi maupun jama’i, merasakan manisnya dan manfaat dari dakwah yang telah sekian lama dilakukan.

Jangan sampai sebuah ‘jamaah’ dakwah kehilangan pekerjaannya yang sangat substansial, yaitu dakwah itu sendiri.

Pada intinya, dakwah harus dievaluasi, agar harakah dakwah tidak hanya menjadi simbol yang substansinya telah beralih pada sektor lain yang jauh dari nilai-nilai dakwah itu sendiri.

Baca juga: Cara Islam Cegah Wabah

Dengan bermuhasabah diri, maka diri setiap muslim akan bisa mengetahui akan aib serta kekurangan dirinya sendiri.

Baik itu dalam hal amalan ibadah, kegiatan yang memberikan manfaat untuk banyak manusia.

Sehingga dengan demikian akan bisa memperbaiki diri apa-apa yang dirasa kurang pada dirinya.

Muhasabah akan senantiasa memajukan peradaban Islam selama muslim masih memakainya.

“Sehingga tidak timbul lagi dikemudian hari, sebuah Negara non-muslim yang Islami atau Negara muslim yang non-Islami. Muhasabah sendiri adalah salah satu jihad terbesar, yakni jihad melawan hawa nafsu.” tutup alumni Dayah Istiqamatuddin Darul Muarrif Lam Ateuk Aceh Besar itu.(ar)

KAJIAN ISLAM

AKSES DAN BACA BERITA DI GOOGLE NEWS 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved