Breaking News:

Kajian Islam

Muhasabah dan Aspek Yang Perlu Dilakukan Umat Islam

Mengerti dan memahami akan arti definisi muhasabah dalam Islam perlu untuk setiap mukmin dalam rangka memperbaiki dirinya ke dalam hal-hal yang baik.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Tgk Bustamam Usman, SHI, MA 

SERAMBINEWS.COM - Muhasabah dalam agama Islam mengandung arti yang begitu mendalam bila mengetahui hakikat muhasabah itu sendiri.

Mengerti dan memahami akan arti definisi muhasabah dalam Islam perlu untuk setiap mukmin dalam rangka memperbaiki dirinya ke dalam hal-hal yang baik dan positif.

Hakikat muhasabah bukan mengingat dosa-dosa yang telah lalu, kemudian menyesali dan menangisinya.

Namun, hakikat muhasabah adalah “memaksakan” diri untuk taat melaksanakan semua perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangannya.

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Tgk Bustamam Usman, SHI, MA mengatakan, muhasabah adalah evaluasi diri sendiri.

“Muhasabah berarti introspeksi diri, menghitung diri dengan amal yang telah dilakukan dari masa-masa yang telah lalu. Manusia yang beruntung adalah manusia yang tahu akan dirinya sendiri,” tuturnya.

Baca juga: Dorong Selamatkan Rohingya, Akademisi UIN Ar-Raniry : Islam Mengajarkan Kita untuk Membantu Orang

Baca juga: Islam dan Kewajiban Berpolitik - Syariat Islam Tegak Melalui Kekuasaan Politik atau Penguasa

Sebagai sahabat yang dikenal ‘kritis’ dan visioner, Umar bin Khattab memahami benar urgensi dari Muhasabah ini.

“Umar mengatakan bahwa orang yang biasa mengevaluasi dirinya akan meringankan hisabnya di yaumul akhir kelak. Umar paham bahwa setiap insan akan dihisab (dievaluasi), maka ia pun memerintahkan agar kita menghisab diri kita sebelum mendapatkan hisab dari Allah SWT,” kata Ketua Komisi B MPU Kota Banda Aceh ini.

Seseorang tidak dikatakan bertakwa, hingga menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri.

Salah satu ciri orang yang bertakwa adalah orang yang senantiasa mengevaluasi amal-amalnya. Dan orang yang bertakwa, pastilah memiliki visi, yaitu untuk mendapatkan ridha Ilahi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved