Kajian Islam
Khutbah di Masjid Haji Keuchik Leumiek: Orang Cerdas Adalah Orang Paham Bermuhasabah
Khatib Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek adalah Dr Gamal Akhyar, Lc, MSh dan imam Tgk H Munawir Darwis, Lc MA, Jumat (31/12/2021).
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM – Bermuhasabah atau intropeksi diri sangat penting dilakukan oleh setiap manusia.
Hal ini diperlukan agar mengerti aktivitas maupun sikapnya, apakah sesuai dengan yang diperintahkan dalam agama atau melanggar ketentuan agama.
Bisa bermuhasabah adalah salah satu ciri orang cerdas dan pintar, karena dengan bermuhasabah seseorang bisa dikatakan telah membuat hidupnya keluar dari jalan yang salah.
Mengenai intopeksi diri tersebut dijelaskan dalam khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Banda Aceh.
Khatib Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek adalah Dr Gamal Akhyar, Lc, MSh dan imam Tgk H Munawir Darwis, Lc MA, Jumat (31/12/2021).
Baca juga: VIDEO Haji Harun Keuchik Leumiek Sang Saudagar Emas Aceh Inspirator bagi Ustadz Abdul Somad
Membuka pembahasan khutbah, khatib menyeru kepada jamaah agar meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, atas segala nikmat yang telah diberikan Allah yang tidak terhitung jumlahnya.
“Bersyukurlah kepada Allah SWT dengan meningkatkan ketakwaan, bersyukur atas segala nikmat yang diberikan dengan beriman dengan sebenar-benarnya beriman,” seru khatib dari atas mimbar.
Pada kesempatan ini, khatib mengatakan, setiap manusia tentunya menginginkan masuk dalam golongan pintar maupun cerdas.
Selama ini, pintar dan cerdas selalu diindentikkan dengan nilai yang tinggi dalam dunia pendidikan, diidentikkan dengan mahir menguasai bidang ilmu dan sebagainya.
Namun, pintar dan cerdas tidak hanya sebatas nilai yang tinggi maupun mahir dalam bidang ilmu maupun sebagainya, mengerucutkan pintar dan cerdas hanya sebatas dalam bidang keilmuan adalah keliru.
Baca juga: Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek: Berbanggalah Menjadi Umat Islam
Pintar dan cerdas memiliki arti lebih luas dan cakupan lebih besar, bermuhasabah diri juga masuk dalam kategori orang pintar dan cerdas, sebab tidak semua orang bisa intropeksi diri dengan aktifitasnya sehari-hari.
“Tentu kita ingin menjadi orang pintar dan cerdas, lalu siapakah mereka? Selama ini anggapannya, orang cerdas dan pintar itu adalah mereka yang memiliki nilai tinggi dalam pendidikan, atau berhasil menguasai bidang ilmu tertentu, hal ini keliru dan tidak adil karena telah mengeneralisasikan kecerdasan,” sebut khatib.
“Setiap manusia bisa meraih kecerdasan dan kepintaran,” tambah khatib.
Baca juga: Abiya Jeunieb Khutbah di Masjid Haji Keuchik Leumiek: Kehidupan Yang Sebenarnya di Akhirat
Muhasabah
Orang pintar adalah orang yang bisa bermuhasabah diri, mereka melakukan intropeksi lalu bertaubat dan melakukan amal shaleh.