Berita Jakarta
Warga Soraki Kolonel Priyanto, Rekonstruksi Tabrak Lari Sejoli di Nagreg
Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sejoli korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung
Suryati mengaku lega ketiga sudah tersangka ditangkap.
"Setelah melihat rekonstruksi, ya merasa lega saja," kata Suryati.
Ia mengatakan, setelah melihat rekonstruksi terdapat rasa kesal, tapi ada juga rasa kasihan kepada tersangka.
"Ya ada kasihan juga udah gitu mah, melihat mukanya juga," kata Suryati, yang terlihat masih berkaca-kaca.
Suryati berharap ketiga tersangka bisa dihukum dengan setimpal apa yang telah ia perbuat.
"Harapannya, ya bisa dihukum sesuai dengan undang-undang, dan pasal yang ada, saya serahkan saja kepada yang berwenang," ucapnya.
Hampir sama dengan istrinya, Jajang (47) yang merupakan ayah Salsabila mengaku perasaannya tak jelas saat melihat rekosntruksi.
"Pas rekonstruksi, saya mah, teu puguh rarasaan teu puguh cicing (perasan tak jelas dan tak bisa diam)," ujar Jajang, setelah menyaksikan langsung rekonstruksi.
Jajang mengatakan terkait kejadian yang menimpa anaknya, pihaknya sudah menyerahkannya kepada pihak berwajib. (tribun network/lut/dod)
Baca juga: Rekonstruksi Tabrak Lari di Nagreg, Warga Soraki 3 Anggota TNI Penabrak Handi dan Salsabila
Baca juga: Ternyata, Dua Pengendara Sepmor yang Meninggal Ditabrak Innova Warga Nurussalam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rekontruksi-kasus-tabrak-lari-salsa-dan-handi-digelar-di-jalan-raya-bandung.jpg)