Berita Jakarta
Warga Soraki Kolonel Priyanto, Rekonstruksi Tabrak Lari Sejoli di Nagreg
Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sejoli korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung
Sebagaimana diketahui, Handi Harisaputra ditemukan di Sungai Serayu, Banyumas.
Sementara jasad Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, Cilacap.
Lokasi tabrakan dan lokasi penemuan jasad berjarak sangat jauh, lebih 200 kilometer.
Hasil autopsi menyebut, korban Salsabila tewas saat kecelakaan karena luka parah di bagian kepala akibat benturan keras.
Sementara Hendi diduga dibuang dalam kondisi hidup, hal ini berdasarkan temuan pasir yang memenuhi saluran pernapasan korban.
Ibunda Salsabila Terus Menangis
Ibunda dari Salsabila, Suryati (41) tak berhenti meneteskan air matanya saat rekonstruksi kecelakaan yang menewaskan putrinya digelar pada Senin (3/1/2022) kemarin.
Dari awal rekonstruksi, kerabat yang mendampinginya terus menerus berusaha menenangkan Suryati.
Saat berlangsungnya rekonstruksi, Suryati berada di samping kanan jalan di Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, yang merupakan TKP tabrak lari.
Ibunda Salsabila itu menuturkan dirinya bingung harus berbuat apa ketika melihat proses rekonstruksi.
Badannya serasa tidak bisa diam dan ingin bergerak ke sana ke mari.
Saking tidak kuatnya, ia hanya bisa menangis.
Baca juga: Jadi Tersangka, Ini Peran 3 Prajurit TNI AD yang Tabrak dan Buang Dua Remaja, Sosok Ini Jadi Sopir
Baca juga: Buang Handi saat Masih Hidup, Koptu A Ungkap Peran Kolonel P Tabrak Sejoli, Jenderal Andika Geram
Tangisan Suryati baru berhenti ketika proses rekonstruksi selesai dan para tersangka meninggalkan lokasi kejadian.
"Saya bingung mau gimana tadi.
Tapi ketika melihat itu (rekonstruksi) saya sekarang sudah lega saja," ujar Suryati kepada wartawan, Senin (3/1/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rekontruksi-kasus-tabrak-lari-salsa-dan-handi-digelar-di-jalan-raya-bandung.jpg)