Internasional
Pasukan Keamanan Libya Bubar Paksa Demonstrasi Aksi Duduk Migran
Pasukan keamanan Libya membubarkan paksa aksi protes duduk para migran. Aksi mereka dilakukan di luar pusat komunitas PBB yang ditutup di ibu kota
SERAMBINEWS.COM, SHARM EL-SHEIKH - Pasukan keamanan Libya membubarkan paksa aksi protes duduk para migran.
Aksi mereka dilakukan di luar pusat komunitas PBB yang ditutup di ibu kota Tripoli, kata para aktivis dan migran, Senin (10/1/2022).
Pasukan datang menghancurkan lokasi protes dan menangkap ratusan migran, kata aktivis Tarik Lamloum.
Mereka yang ditahan dikirim ke pusat penahanan di kota terdekat Ain Zara.
Yang lain berhasil melarikan diri dari serangan itu, katanya, seperti dilansir AFP.
Lamloum, yang bekerja dengan Organisasi Hak Asasi Manusia Belaady setempat, mengatakan satu pemimpin komunitas migran ditembak selama penggerebekan itu.
Para migran, termasuk perempuan dan anak-anak, telah berkemah di luar pusat di Tripoli sejak Oktober 2021.
Mereka mencari perlindungan menyusul tindakan keras besar-besaran terhadap para migran.
Baca juga: Polisi Niger Amankan 200 Kg Kokain dari Mobil Wali Kota Saat Menuju Libya
Mereka menuntut perlakuan yang lebih baik di tangan pihak berwenang Libya.
Aiysha, seorang migran Sudan duduk bersama keluarganya.
Ibu dua anak itu mengatakan polisi memukuli dan menahan para migran.
Dia termasuk di antara mereka yang ditahan.
"Kami tertangkap basah," katanya, berbicara melalui telepon dari pusat penahanan di Ain Zara.
Dia hanya memberikan nama depannya, takut akan keselamatannya.
"Mereka membakar tenda, membakar segalanya," ungkapnya.