Breaking News:

Berita Aceh Besar

Harga Minyak Goreng Naik, CPO dan Biji Kelapa Sawit Jadi Penyebabnya

Harga minyak goreng curah terus mengalami kenaikan dalam pekan ini. Jelang tahun baru 2022, harga tebus mencapai Rp 18.300/kg.

Penulis: Herianto | Editor: M Nur Pakar
SERAMBI/HERIANTO
Satu unit mobil tangki pengangkut minyak goreng dari Medan sedang melayani pembelian partai besar di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Rabu (7/7/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga minyak goreng curah terus mengalami kenaikan dalam pekan ini.

Jelang tahun baru 2022, harga tebus mencapai Rp 18.300/kg.

Tetapi, memasuki minggu pertama Januari 2022, menjadi Rp 18.500/kg atau ada kenaikan Rp 200/kg.

Aldy Safrullah, seorang pedagang Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, kepada Serambinews.com, Kamis (13/1/2022) mengatakan harga minyak goreng curah tetap masih tinggi.

Dia menduga, bertahannya harga minyak CPO kelapa sawit Rp 14.700/kg dan biji kelapa sawitn (TBS) Rp 2.400 – Rp 2.700/kg menjadi pemicu naiknya harga minyak goreng.

Aldy memperkirakan harga minyak goreng curah akan naik, jika harga CPO dan biji kelapa sawit naik.

Baca juga: Warga Pidie Keluhkan Harga Bahan Pokok Masih Tinggi, Minyak Goreng dan Telur belum Turun

Selain itu, harga tepung terigu masih stabil.

Seperti merk Dragon Rp 185.000/sak (25 kg), merek Falcon Rp 195.000/sak dan Segitiga Biru Rp 224.000/sak.

Aldi menambahkan harga kacang kedelai, bahan pembuat tahu dan lainnya antara Rp 575.000 – Rp 580.000/sak (50 kg).

Dikatakan, permintaannya per hari maish berkisar 20 sampai 30 sak, tetapi pada hari tertentu naik menjadi 40 – 50 sak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved