Breaking News:

Internasional

Penjahat Berbahaya Merajalela di Lebanon, Penculik Tuntut Tebusan Sampai Rp 143 Miliar

Para penjahat yang beroperasi di Lebanon semakin berbahaya dari hari ke hari. Aksi penculikan terhadap orang kaya Lebanon terus terjadi setiap hari

Editor: M Nur Pakar
AFP/PATRICK BAZ / ABAAD
Seorang wanita memegang papan bertuliskan “Mereka Mematikan Rumah Kita atau Menyalahgunakan Kejahatan” di Beirut, untuk memprotes kurangnya perlindungan terhadap wanita pada Kamis (25/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Para penjahat yang beroperasi di Lebanon semakin berbahaya dari hari ke hari.

Aksi penculikan terhadap orang kaya Lebanon terus terjadi setiap hari, bahkan tanpa terbendung.

Pasukan keamanan Lebanon yang berada dalam titik krisis, akibat gaji selalu telat dibayar tidak mampu bergerak cepat menangkap para penculik.

Sumber keamanan mengatakan kepada Arab News, Rabu (12/1/2022) mengatakan:

“Kami telah melihat sejumlah penculikan dengan tuntutan tebusan jutaan dolar AS."

Dikatakan, kasus lebih ringan juga terjadi hampir setiap hari.

Baca juga: Pengadilan Miami Hukum Warga Lebanon, Melakukan Pelecehan Seksual ke Seorang Wanita

Disebutkan, pencurian baru menargetkan ban mobil, kawat tembaga dan penutup lubang got."

"Beberapa milik fasilitas umum dan yang lainnya milik pribadi," jelasnya.

"Setelah pelaku ditangkap, mereka tidak berubah, tetap menjadi penjahat berbahaya.”

Dia menyebutkan, kasus lain lebih parah dan sangat serius.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved