Breaking News:

Berita Nagan Raya

Dua Terdakwa Anak Mengaku Rudapaksa Gadis di Bawah Umur Karena Dipicu Nafsu, Kini Merasa Menyesal

MR (17), dan J (17), dua terdakwa anak kasus penyekapan dan rudapaksa di Nagan Raya mengaku menyesal telah berbuat tak senonoh kepada korban.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud ketika menanyai pelaku rudapaksa gadis di bawah umur di Mapolres setempat, Senin (20/12/2021). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - MR (17), dan J (17), dua terdakwa anak kasus penyekapan dan rudapaksa (pemerkosaan) di Nagan Raya mengaku menyesal telah berbuat tidak senonoh kepada korban yang masih di bawah umur (15 tahun). 

Kedua terdakwa yang statusnya masih anak-anak itu menyampaikan hal tersebut dalam sidang lanjutan di Mahkamah Syariyah (MS) Suka Makmue, Kamis (13/1/2022) siang.

Sidang dipimpin hakim tunggal, Afif Waldy, SHI diawali pemeriksaan saksi meringankan yang dihadirkan penasehat hukum (PH) terdakwa. 

Turut hadir JPU Kejari Nagan Raya, R Bayu Ferdian, SH dan Runi, SH. Turut juga hadir tim pendamping anak, serta turut pula hadir orangtua dari kedua terdakwa.

Sidang diselenggarakan melalui Vidcon (video cooference) yakni hakim, JPU, dan PH di ruang sidang MS. 

Sedangkan terdakwa menjalani sidang dari Lapas Meulaboh, tempat selama ini mereka ditahan.

Baca juga: VIDEO - Menteri PPPA Temui Pelaku Kasus Pemerkosaan Anak di Lapas Meulaboh

Proses persidangan yang merupakan kedua kali diselenggarakan itu juga tertutup untuk umum. 

Sebab kedua terdakwa dan korban masih anak di bawah umur dan kasus tersebut merupakan kasus asusila.

Dalam pemeriksaan terdakwa, hakim dan JPU mempertanyakan kasus itu kepada terdakwa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved