Breaking News:

Hukum Adat

Yayasan Geutanyoe Bersama IOM Sosialisasi Hukum Adat Aceh ke Rohingya

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, pengungsi memahami apa saja adat istiadat yang berlaku di Gampong Meunasah Mee, dan juga qanun-qanun syariat

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/ Foto Dok Panitia
Pengungsi Rohingya yang ditampung di BLK Desa Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe mengikuti sosialisasi hukum adat Aceh. 

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe bersama The International Organization for Migration (IOM) Indonesia mengadakan sosialisasi hukum adat Aceh kepada pengungsi Rohingya yang sekarang ditampung di Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe.

Sosialisasi itu juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) serta aparat Gampong Meunasah Mee Kandang.

“Kegiatan ini adalah upaya kita bersama untuk menambah pengetahuan kepada para refugeeyang saat ini sedang berada di camp BLK Kandang,” ujar Humanitarian CoordinatorNasruddin, dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Sabtu (15/1/2022).

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, pengungsi memahami apa saja adat istiadat yang berlaku di Gampong Meunasah Mee, dan juga qanun-qanun syariat islam yang sudah disahkan dan sudah berlaku di Lhokseumawe.

Doa Ketika Terjadi Gempa Bumi, Dilengkapi Tulisan Latin dan Arti, Juga Cara Mendeteksi Gempa

Selama mereka ditampung di Camp BLK di Meunasah Mee Kandang, warga gampong sangat baik dalam penerimaannya dan atas nama Lembaga-lembaga kemanusiaan yang bekerja di camp BLK Kandang mengapresiasi kepada warga Meunasah Mee dan juga kepada seluruh warga Kota Lhokseumawe.

“Aceh adalah satu bangsa yang sangat humanis dan sangat toleran terhadap siapa saja, dalam hal kemanusiaan kita tidak pernah memandang ras, suku, agama dan bangsa, karena Aceh adalah satu bangsa yang sangat kosmopolit,” ujar Nasruddin.

Sementara itu Keuchik Meunasah Mee Saifuddin Yunus kepada Serambinews.com menyebutkan, mereka bukan warga negara Indonesia, karena harus diberitahu kepada mereka apa saja norma-norma atau adat setempat.

Besok Hingga Selasa, Umat Muslim Dianjurkan Puasa Ayyamul Bidh, Ini Niat dan Keutamaannya

Pon Pang sapaan Keuchik Meunasah Mee, menyebutkan, mereka harus tahu semua aturan yang berlakukan di gampong tempat mereka ditampung.

Sementara itu Bambang stafIOM, saat menyampaikan materimenjelaskan kepada pengungsi bagaimana mereka bisa menjadi korban dari perdagangan manusia dan bagaimana mereka sendiri bisa menjadi pelaku dari perdagangan manusia itu sendiri.

“Kita tahu bahwa mereka perlu kita berikan banyak sekali edukasi atau pendidikan yang nantinya akan menambah pengetahuan mereka sendiri, IOM tentunya akan selalu hadir untuk memberikan penguatan dan pengetahuan kepada mereka,” ujar Bambang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved