Breaking News:

Meski Sanksi Belum Dicabut, WADA Izinkan Bendera Merah Putih Berkibar Mulai Februari

Namun demikian, Ketua tim Satgas Percepatan Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari mengatakan WADA belum mencabut sanksi kepada LADI.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Odd ANDERSEN / AFP
Pengibar bendera Indonesia Rio Waida memimpin delegasi saat mereka berparade dalam upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, di Olympics Stadium, di Tokyo, pada 23 Juli 2021. 

Meski Sanksi Belum Dicabut, WADA Izinkan Bendera Merah Putih Berkibar Mulai Februari

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Badan Antidoping Dunia ( WADA) akhinya mengizinkan bendera merah putih berkibar di ajang Internasional mulai bulan Februari 2022.

WADA sebelumnya menjatuhkan sanksi kepada Indonesia lewat Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI)  karena melanggar beberapa peraturan yang ditetapkan oleh WADA.

Sanksi itu dijatuhkan kepada Indonesia pada 7 Oktober 2021 lalu.

Akibatnya, Indonesia tidak diizinkan menggelar ajang Internasional dan mengibarkan mendera merah putih di event olahraga dunia.

Baca juga: Buntut Bendera Indonesia tak Berkibar di Thomas Cup, Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Sanksi WADA

Meski sanksi belum dicabut, WADA hanya mengizinkan Indonesia mengibarkan bendera merah putih di ajang Internasional lantaran Indonesia sudah menyelesaikan beberapa persyaratan yang sebelumnya diminta oleh WADA.

Namun demikian, Ketua tim Satgas Percepatan Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari mengatakan WADA belum mencabut sanksi kepada LADI.

"Bahwa bendera merah putih akan berkibar kembali, namun kalau kita bicara sanksi itu kita harus menjadikan LADI yang profesional tidak semudah membalikkan telapak tangan," katanya, dikutip dalam keterangan pers, Senin (17/1/2022).

Okto mengatakan kerja keras dan koordinasi atas semua pihak baik Kemenpora dan LADI akhirnya dapat memberikan kabar gembira.  

Baca juga: Aduh! Penyerahan Trofi Thomas Cup 2020 tanpa Pengibaran Bendera Merah Putih, Dampak Sanksi WADA

Pekan lalu, ia menerima pesan singkat dari Niggli yang selanjutnya dipertegas dengan surat yang dikirimkan oleh Head of the Compliance Unite WADA Emiliano Simonelli.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kinerja Ketua Tim Satgas Percepatan Sanksi WADA.

Sebab, sanksi WADA terhadap LADI harusnya berdurasi selama satu tahun, namun sanksinya dipercepat menjadi 4 bulan saja.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih kepada tim, Pak Oktohari khususnya, pada teman-teman LADI dan pada semua pihak yang mempercepat bagaimana yang tadinya sanksi satu tahun, menjadi sekitar empat bulan,” ujar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, tim Satgas dan LADI telah bekerja dengan cepat baik dari sisi komunikasi, administrasi maupun teknis sehingga apa yang diminta oleh WADA bisa terpenuhi.

Baca juga: Rayakan Gelar Thomas Cup 2020 Tanpa Bendera Merah Putih, Menpora Zainudin Amali Minta Maaf

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved