Jumat, 8 Mei 2026

Opini

Benjolan di Leher, Berbahayakah?

Leher yang dimaksud dalam hal ini dimulai dari bawah dagu hingga di atas tulang belikat, baik di bagian depan maupun bagian belakang

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
dr.Benny Kurnia, Sp.THT-KL (K), Bekerja di Onkologi THT RSUDZA Banda Aceh 

Oleh dr.Benny Kurnia, Sp.THT-KL (K), Bekerja di Onkologi THT RSUDZA Banda Aceh

Benjolan pada leher merupakan keluhan yang umum dijumpai pada masyarakat.

Benjolan di leher mempunyai makna ditemukannya benjolan yang seharusnya tidak ada di leher.

Leher yang dimaksud dalam hal ini dimulai dari bawah dagu hingga di atas tulang belikat, baik di bagian depan maupun bagian belakang.

Benjolan pada leher harus menjadi perhatian bagi dokter, apakah benjolan tersebut wajar atau tidak.

Benjolan biru yang ada di telapak tangan pria ini adalah tanda infeksi jantung.
Benjolan biru yang ada di telapak tangan pria ini adalah tanda infeksi jantung. (Via Kompas.com)

Dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah tsunami, kasus benjolan di leher makin meningkat di Aceh.

Semakin hari semakin banyak masyarakat yang berasal dari berbagai kabupaten/ kota di Aceh yang datang dengan keluhan benjolan di leher.

Biasanya dalam sehari minimal ada satu orang yang mengunjungi Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Zainal Abidin Banda aceh dengan keluhan benjolan pada lehernya.

Benjolan di leher dapat disebabkan oleh infeksi dan pertumbuhan yang tidak normal dari kelenjar limfe (getah bening) yang ada di leher.

Infeksi di daerah tertentu pada kepala dan leher terutama daerah rongga mulut dapat menyebabkan terjadinya pembengkakkan pada kelenjar limfe yang ada di leher yang sesuai dengan arah perjalanan sistem limfe.

Baca juga: Selain Benjolan, Ini 8 Ciri-Ciri Lain Kanker Payudara yang Jarang Disadari Kaum Wanita

Baca juga: PLN UP3 Meulaboh Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagan Raya Didera Penyakit Benjolan

Secara klinis benjolan di leher yang disebut juga sebagai tumor dibagi dua, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor jinak juga mengakibatkan pembesaran kelenjar getah bening di leher sesuai dengan arah perjalanan kelenjar limfenya, contohnya pada kelenjar tiroid.

Pembesaran kelenjar tiroid ada yang bersifat jinak dan juga ada yang bersifat ganas.

Pada pembesaran tiroid yang bersifat jinak biasanya tidak menimbulkan penjalaran ke kelenjar getah bening lainnya, sehingga tindakan utamanya adalah operasi.

Namun pembesaran kelenjar getah bening yang bersifat ganas biasanya merupakan penyebaran dari tumor ganas di daerah rongga mulut maupun di dalam rongga leher.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved