Sabtu, 11 April 2026

Berita Banda Aceh

Koperasi di Aceh Berpeluang jadi Penyalur Dana UMi

Dalam rangka meningkatkan penyaluran UMi di Provinsi Aceh, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementeriangan Keuangan dan Kanwil DJPb Aceh

Editor: bakri
For Serambinews.com
Dinas Koperasi dan UKM Aceh memberikan pendampingan kepada pelaku usaha menengah, kecil, dan Mikro (UMKM), 8-12 Februari 2022 di Sei Hotel Banda Aceh. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha kecil Menengah (UKM) Aceh, Azhari SAg MSi, Selasa (8/2/2022). 

BANDA ACEH - Dalam rangka meningkatkan penyaluran UMi di Provinsi Aceh, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementeriangan Keuangan dan Kanwil DJPb Aceh mendukung Koperasi di Aceh untuk menjadi Penyalur Pembiayaan Ulta Mikro (UMi).

Plt Kepala Kanwil DJPb Aceh, Zulfitri Nasran dan Analis Keuangan/Investasi dari PIP Kemenkeu, Djoko Koes Hery Soeryanto dalam FGD pekan lalu di Gedung Keuangan Banda Aceh menyatakan para penyaluran pembiayaan UMI dapat diperluas.

Pemerintah dalam masa pandemi Covid-19 telah mengambil langkah extraordinary dalam rangka penanganan dan pemulihan atas dampak yang ditimbulkan di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor UMKM.

Dalam rangka memperkuat sektor UMKM ini, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan relaksasi Pembiayaan Ultramikro (UMi).

Pembiayaan UMi merupakan program fasilitas pembiayaan kepada usaha ultra mikro baik dalam bentuk pembiayaan konvensional maupun syariah yang ditujukan dalam rangka menyediakan fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat bagi usaha ultra mikro serta menambah jumlah wirausaha yang difasilitasi oleh Pemerintah.

Penyaluran UMi di Aceh selama 2021 mencapai Rp 110,256 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 28.917 pelaku usaha ultra mikro.

Kabupaten/Kota yang terbesar menyalurkan UMi adalah Aceh Timur dengan jumlah penyaluran sebesar Rp 8,98 miliar, kemudian diikuti oleh Aceh Tamiang sebesar Rp 8,49 miliar.

Baca juga: Putra Aceh Terpilih Jadi Tenaga Ahli Kementrian Koperasi dan UKM

Baca juga: Masyarakat Padang Beurahan Bakongan Aceh Selatan Bentuk Koperasi SEPAKAT

Secara nasional, porsi penyaluran UMi di Aceh hingga akhir 2021 hanya sebesar 1,33 persen dari total penyaluran sebesar Rp 18 triliun.

Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan penyaluran UMi di Aceh, Kanwil DJPb Provinsi pada tanggal 3 Februari 2022 melakukan Focus Group Discussion dengan mengundang antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai coordinated fund pembiayaan UMi dengan mengundang koperasi yang potensial untuk menjadi penyalur.

Dalam pembukaan acara, Plt II Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh, Zulfitri Nasran mengatakan, bahwa perlu dilakukan langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan penyaluran UMi di Aceh dengan menunjuk koperasi-koperasi yang ada di Aceh untuk melakukan penyaluran UMi.

Ketua terpilih Koperasi Saree Makmue PT Aceh Media Grafika (Serambi Indonesia) periode 2019-2022, Yarmen Dinamika (kanan) bersalaman dengan pimpinan sidang, Nasir Nurdin (kiri), Kabid Koperasi dan UMKM Diskop Aceh Besar, H Ruslan SE (dua kiri), Ketua Badan Pengawas Koperasi Saree Makmu terpilih, Muhammad Jafar (tiga kiri), dan Asnawi Ismail unsur pimpinan sidang (dua kanan) seusai proses pemilihan di Aula Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang, Aceh Besar, Rabu (27/11/2019).
Ketua terpilih Koperasi Saree Makmue PT Aceh Media Grafika (Serambi Indonesia) periode 2019-2022, Yarmen Dinamika (kanan) bersalaman dengan pimpinan sidang, Nasir Nurdin (kiri), Kabid Koperasi dan UMKM Diskop Aceh Besar, H Ruslan SE (dua kiri), Ketua Badan Pengawas Koperasi Saree Makmu terpilih, Muhammad Jafar (tiga kiri), dan Asnawi Ismail unsur pimpinan sidang (dua kanan) seusai proses pemilihan di Aula Kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang, Aceh Besar, Rabu (27/11/2019). (SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI  )

Kemudian Zulfitri melanjutkan bahwa dengan Koperasi masuk sebagai penyalur UMi, maka penyaluran UMi di Aceh akan bertambah selain dari Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yang saat ini sudah melakukan penyaluran UMi seperti PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan Koperasi Mitra Dhuafa.

Selain dari PIP, turut menjadi narasumber pada acara tersebut yaitu Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Banda Aceh.

Selain itu juga turut diundang pimpinan dan pengurus koperasi yang ada di Kota Banda Aceh yang diharapkan dapat menjadi penyalur UMi di Kota Banda Aceh.

Dengan adanya FGD ini, diharapkan UMi yang disalurkan kepada para pelaku usaha ultra mikro yang ada di Aceh dapat meningkat.

Dengan semakin banyaknya para pengusaha ultra mikro yang mendapat penguatan modal maka usahanya akan semakin tumbuh sehingga dapat naik tingkat usaha yang lebih baik lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved