Breaking News

Kesehatan

Inilah Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, dr Zaidul Akbar : Lemaknya Seperti Minyak Zaitun

Daun kelor yang tumbuh subur di Indonesia ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan menurut praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, Zaidul Akbar.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Daun Kelor 

SERAMBINEWS.COM - Inilah manfaat daun kelor menurut dr Zaidul Akbar.

Daun kelor yang tumbuh subur di Indonesia ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan menurut praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar yang juga dikenal sebagai pakar obat herbal ini menjelaskan, bahwa kelor merupakan tanaman dengan banyak manfaat bagi tubuh.

Dilansir Serambinews.com pada Jumat (18/2/2022) dari video yang diunggah di kanal Youtube Sobat Herbal, daun kelor ternyata memiliki khasiat seperti zaitun.

Pasalnya, pada daun kelor juga terdapat kandungan lemak seperti yang ada pada minyak zaitun.

Hal itu diungkap secara detail oleh dr Zaidul Akbar dalam sebuah acara yang dihadirinya.

Baca juga: Cukup Pakai Daun Kelor, Begini Tips Membuat Ramuan Keperkasaan Pria Alami

Daun kelor juga mengandung asam amino dan mineral yang sangat tinggi.

Mineral pada daun kelor dipercaya dapat mencegah kanker pada tubuh manusia sebut ahli kesehatan yang juga alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro ini.

"Ada satu tumbuhan yang Allah ciptakan di negeri ini yang dia penuh dengan hampir sebagian besar penuh dengan asam amino lengkap di situ, ada asam aminonya, ada mineral untuk mencegah kanker," kata dr Zaidul Akbar.

Dokter (dr) Zaidul Akbar
Dokter (dr) Zaidul Akbar (Tangkapan layar kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official)

Selain itu, kandungan lemak sehat daun kelor disebut juga sama pada kandungan lemak yang terdapat dalam minyak zaitun.

"Lemak yang ada pada minyak zaitun di tumbuhan tadi, anda tau tumbuhan itu namanya apa? Kelor," lanjut dr Zaidul Akbar.

Bahkan berkat khasiatnya, orang Jepang sampai menjadikan daun kelor sebagai salah satu komoditi penting yang diimpor Jepang dari Indonesia.

"Daun kelor Allahuakbar, itu kalau kita baca datanya, pantesan orang Jepang itu ngimpor kelor dari Indonesia, kabarnya," pungkas dr Zaidul Akbar.

Baca juga: Cegah Stunting, Aceh Tamiang Manfaatkan Olahan Daun Kelor

7 Manfaat Tak Terduga dari Daun Kelor

Manfaat daun kelor untuk kesehatan sangatlah beragam.

Daun kelor biasanya diolah menjadi hidangan bersama bumbu atau bahan masakan lain, misalnya untuk membuat sayur atau sup.

Meskipun bagi beberapa orang rasanya sedikit pahit, manfaat daun kelor tak boleh disepelekan.

Fakta nutrisi daun kelor Menurut buku Analisis Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Pada Pengobatan Diabetes Mellitus yang ditulis oleh Qurratu Aini, SSi, MPd, daun kelor atau Moringa oleifera memiliki rasa yang agak pahit, netral, dan tidak beracun.

Hasil analisis menunjukkan bahwa manfaat daun kelor termasuk membantu mencegah berbagai macam penyakit.

Tanaman ini mengandung semua unsur asam amino essensial yang sangat penting, yakni unsur argine, histidine, isoleucine, leusine, lysine, methionine, phenylalinine, threonine, tryptophan, dan valine.

Baca juga: Dahsyatnya Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Menurut dr Zaidul Akbar, Anti Kanker hingga Anak Autis

Selain itu, daun kelor juga mengandung protein, lemak, beta carotene (vitamin A), thiamin (vitamin B1), riboflavin (B2), niacin (B3), vitamin C, kalsium, karbohidrat, tembaga, serat, zat besi, magnesium, dan fosfor.

Kecuali vitamin C, semua kandungan gizi yang terdapat dalam daun kelor segar akan mengalami peningkatan konsentrasi jika dikonsumsi setelah dikeringkan dan dihaluskan dalam bentuk serbuk.

Manfaat daun kelor

Berikut sejumlah manfaat daun kelor untuk kesehatan seperti dilansir Serambinews.com dari Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

1. Daun kelor membantu melawan diabetes

Menurut Verywell Health, penelitian menunjukkan bahwa manfaat daun kelor mungkin termasuk membantu mencegah diabetes dengan menyeimbangkan kadar gula darah dan mengurangi komplikasi terkait.

Salah satu teori yang ditemukan lewat uji klinis kecil pada 2016 mengungkapkan bahwa daun kelor dapat membantu mencegah diabetes karena meningkatkan produksi insulin.

Para sukarelawan sehat yang terlibat dalam penelitian tersebut diberikan satu dosis daun kelor 4 gram.

Terbukti bahwa itu dapat meningkatkan sirkulasi insulin dan menurunkan gula darah mereka.

Uji klinis kecil lain, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2018, menemukan daun kelor dapat mengurangi lonjakan gula darah pasca-makan pada penderita diabetes.

Studi tersebut melibatkan 17 orang dengan diabetes dan 10 subjek sehat.

Ditemukan bahwa daun kelor membuat lonjakan glukosa pasca makan lebih stabil hingga 40 mg/dL dan mempersingkat waktu puncak lonjakan gula darah sekitar 20 menit.

Daun kelor ditemukan tidak memiliki dampak signifikan pada gula darah subjek yang tidak menderita diabetes.

Manfaat tanaman ini diyakini tidak terbatas pada daunnya saja.

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes, misalnya, menemukan bahwa ekstrak buah kelor juga dapat membantu melawan diabetes.

Para peneliti mencoba memberikan ekstraknya pada subjek tikus dan menemukan buah kelor dapat secara signifikan mengurangi perkembangan diabetes dan komplikasi terkait.

Baca juga: Daun Kelor Bermanfaat bagi Kesehatan, Atasi Rematik hingga Obat Mata, Berikut Penjelasan Ahli

2. Daun kelor bantu mencegah penyakit kardiovaskular

Manfaat daun kelor dalam bentuk ekstrak juga termasuk membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Manfaat daun kelor dalam bentuk ekstrak juga termasuk membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Biji kelor secara tradisional telah digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.

Efektivitas tersebut didukung oleh sejumlah penelitian terkini.

Sebuah studi tahun 2017 terhadap subjek tikus, misalnya, menemukan bahwa biji kelor menawarkan perlindunggan terhadap jantung dan dapat mengobati tekanan darah tinggi.

Studi lainnya, yang juga dilakukan terhadap subjek tikus dan diterbitkan pada 2019 menemukan bahwa biji kelor dapat mencegah gangguan jantung dan pembuluh darah terkait usia.

Meski masih terbatas di penelitian pada hewan, penelitian menunjukkan efek perlindungan vaskular dari tanaman kelor mungkin termasuk mengurangi peradangan yang terkait dengan stres oksidatif dan relaksasi arteri untuk memperlancar aliran darah.

3. Daun kelori membantu mengurangi peradangan

Manfaat daun kelor mungkin termasuk mengurangi peradangan dalam tubuh.

Namun, penelitian masih terbatas pada hewan.

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera.

Meskipun peradangan adalah sebuah mekanisme perlundungan, tetapi kondisi ini juga bisa menimbulkan masalah jika terus berlanjut dalam waktu lama.

Peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Menurut Healthline, sejumlah ilmuwan lewat beberapa penelitian percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa anti-peradangan utama yang terkandung dalam daun, polong, dan biji kelor.

Namun sejauh ini, penelitian hanya terbatas pada penelitian tabung reaksi dan hewan.

Masih harus diteliti apakah manfaat daun kelor untuk peradangan juga memberi hasil serupa terhadap manusia.

Baca juga: Daun Kelor untuk Diabetes, Ketahui Apa Khasiat Daun Kelor untuk Diabetes, Simak Penjelasannya

4. Daun kelor membantu menurunkan kolesterol

Seperti yang telah disebutkan, manfaat daun kelor termasuk membantu menurunkan kolesterol.

Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa kelor mungkin memberi efek penurun kolesterol yang serupa.

Adapun kolesterol tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung.

Namun, kita bisa memanfaatkan sumber makanan nabati untuk membantu mengurangi kolesterol dan daun kelor menjadi salah satunya.

5. Daun kelor mungkin melindungi dari keracunan arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air terjadi di banyak bagian dunia. Jenis beras tertentu, misalnya, mungkin mengandung kadar arsenik yang sangat tinggi.

Paparan arsenik tingkat tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan seiring waktu, seperti kanker dan penyakit jantung.

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus menunjukkan bahwa daun dan biji kelor dapat melindungi tubuh dari beberapa efek toksisitas arsenik.

Hasil penelitian itu cukup menjanjikan, tapi perlu diteliti lebih lanjut apakah manfaat daun kelor untuk melindungi keracunan arsenik akan berlaku sama untuk manusia. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga berita lainnya

Baca juga: Kakankemenag Buka Aksinos MIN 7 Banda Aceh dan Resmikan Empat Madrasah Unggulan

Baca juga: Banyak Perkebunan Kelapa Sawit di Aceh belum Realisasikan Kewajiban Lahan Plasma bagi Masyarakat

Baca juga: Hak Politik Azis Dicabut 4 Tahun, Hakim Vonis Azis Syamsuddin 3,5 Tahun Penjara

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved