Berita Jakarta
Jokowi Minta Vaksinasi Dipercepat, 189,3 Juta Orang Sudah Divaksin
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya mempercepat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.
"Tidak ada yang sudah divaksin, rata-rata juga hanya terkena tapi kondisinya tanpa gejala atau ringan," ujarnya.
Karena itu, Jokowi meminta vaksinasi diprioritaskan bagi lansia.
Ia menyebutkan, vaksinasi lansia di beberapa daerah masih di bawah 60 persen.
Padahal, lansia mendominasi kasus kematian pasien Covid-19 varian Omicron.
"Agar didahulukan yang lansia.
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Aceh Percepat Vaksinasi Dosis Kedua
Baca juga: Jokowi Minta Vaksinasi Booster Terus Ditingkatkan, Menko Airlangga: Kita Harus Waspada
Penting sekali karena dari data terakhir yang saya terima sebanyak 69 persen yang meninggal karena Omicron adalah lansia," ungkap Presiden Jokowi.
Mantan wali Kota Solo itu juga meminta aparat TNI/Polri membantu pelaksanaan program vaksinasi di daerah-daerah, khususnya daerah yang belum juga mencapai target vaksinasi nasional bulan ini.
Jokowi tak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang sudah bekerja keras memberikan vaksin Covid-19 seluruh rakyat hingga saat ini.
Dia meminta semua elemen pemerintah terus bekerja keras menanggulangi pandemi Covid-19.
Sebelumnya, pemerintah sudah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap 189,3 juta orang.
Sebanyak 139,1 juta orang di antaranya sudah mendapat dua dosis.
Sementara penerima tiga dosis vaksin baru mencapai 8 juta orang.
Indonesia sendiri mengalami lonjakan kasus Covid-19 sejak varian Omicron ditemukan di Jakarta pada 16 Desember 2021.
Kasus aktif Covid-19 mencapai 469.868 kasus pada Kamis (17/2/2022).
Penambahan kasus harian pun terus meningkat.
Baca juga: Viral Video Jokowi Bagi-bagi Kaus Sebabkan Kerumunan, Istana: Sulit Membendung Antusias Masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tinjau-vaksinasi-secara-virtual.jpg)