Berita Banda Aceh

Bertemu Menpora Zainuddin Amali dan Komisi X, Berikut Pernyataan Gubernur Aceh

Undang-undang ini merupakan lex spesialis derogate lex generalis dari peraturan perudang-undangan lainnya yang berlaku di Indonesia.

Editor: Imran Thayib
DOK HUMAS PEMERINTAH ACEH
Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menyambut Kedatangan Mempora RI, Zainuddin Amali beserta Anggota Komisi X DPR RI dalam rangka masa Reses Masa persidangan III Tahun 2021-2022 di Loby Kantor Gubernur Aceh, Rabu (23/2/2022). 

Selanjutnya, sambung Nova, Izin penggunaan operasional kapal ikan dalam segala jenis dan ukuran Izin penggunaan air permukaan dan air laut, izin yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengusahaan hutan, dan Izin operator lokal dalam bidang telekomunikasi.

“Dalam pelaksanaannya, pemberian izin tersebut harus mengacu pada prinsip-prinsip pelayanan publik yang cepat, tepat, murah, dan prosedur yang sederhana. Bagaimana pelaksanaan kewenangan tersebut apakah sudah berjalan sebagaimana mestinya, dapat kita diskusikan lebih lanjut pada forum ini dan pada forum lainnya,” ujar Gubernur menambahkan.

“Dan, berkaitan dengan Kepemudaan, pada tanggal 31 Desember 2018, kami telah menetapkan kebijakan Aceh berkenaan dengan pembangunan kepemudaan, dalam bentuk Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan. Di sini hadir Kadispora Aceh dan Pimpinan Organisasi Kepemudaan, kita dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pembangunan kepemudaan di Aceh,” imbuh Nova.

Baca juga: Polda Aceh Imbau Warga Segera Vaksinasi Booster Bila Interval Waktu Sudah Cukup

Baca juga: Sosialisasi Program Unggulan, SMA Negeri 1 Kuta Baro Jalin Kemitraan dengan Otoritas Bandara SIM

Baca juga: Antisipasi Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga, Sekda Aceh Ingatkan Perketat Prokes dan Jaga Jarak

Baca juga: Buaya Terkam Tangan Seorang Warga di Krueng Itam Trumon Aceh Selatan, BKSDA Aceh Turunkan Tim

Kesuksesan PON Butuh Dukungan Pusat

Dalam sambutannya, Gubernur juga menyinggung tentang Pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang akan digelar secara bersama oleh Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Gubernur menjelaskan, kesuksesan gelaran PON XXI sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, PON XXI Tahun 2024 mendatang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Untuk itu, dukungan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Pusat, baik dari Kementerian Pemuda Olahraga dan khususnya dari Kementerian PUPR serta kementerian terkait lainnya tentu suatu keniscayaan yang diprioritaskan pelaksanaannya,” kata Gubernur.

“Harapan kami kepada Bapak Menteri, berkenan untuk terus mendukung persiapan pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut, sehingga akan dikenang oleh anak cucu kita sebagai penyelenggaraan PON Bersama yang paling sukses yang sekaligus dapat mendongkrak perekonomian Aceh,” kata Gubernur.

Terakhir, Gubernur juga menjelaskan tentang pembangunan perpustakaan.

Pada tahun 2022 ini, akan selesai pembangunan gedung perpustakaan baru dengan beberapa fasilitas baru, seperti perpustakaan hub digital, zone industri, zone galeri, game station, bioskop pendidikan, studio multi media, zone kebudayaan, cafetaria, dan bisnis lounge.

Gubernur menjelaskan, perpustakaan ini mengunakan energy terbarukan.

Nantinya, Dalam pustaka ini juga akan dibangun studio televisi untuk mendukung program audio visual literasi dan dan program E- learning yang dapat diakses oleh pemustaka melalui televisi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.

“Kunjungan Bapak Ibu dari Komisi X DPR RI kali ini adalah dalam rangka Kunjungan Kerja yang berkaitan dengan bidang Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah raga, serta Perpustakaan Nasional guna mencari masukan ke segenap pelosok negeri, agar dapat membentuk kebijakan nasional yang tepat sasaran dan komprehensif sesuai aspirasi rakyat demi kemaslahatan umat,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur menginstruksikan seluruh stakeholder di Aceh memberi kontribusi pemikiran bagi upaya pembangunan pada bidang Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah raga, serta Perpustakaan Nasional.

“Demikian sambutan dan harapan dari kami, semoga bermanfaat dan bisa menjadi pemantik bagi suksesnya pertemuan ini. Selanjutnya, kami persilahkan Yang Terhormat Bapak/Ibu dari Komisi X DPR RI mengambil alih pertemuan ini. Insya Allah berbagai informasi yang dibutuhkan siap kami sajikan pada kesempatan ini. Jika pun ada hal yang belum lengkap, setidaknya dapat kita lanjutkan melalui jalur koprepondensi,” pungkas Gubernur.

Baca juga: Haji Uma Minta Menag Yaqut Berhenti Buat Aturan Kontroversi, Terkait Aturan Pengeras Suara di Masjid

Baca juga: Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani Laporkan Dua Pengurus DPP PNA ke Polda Aceh, Terkait Surat PAW

Baca juga: Buruh Demo di Gedung DPRA, Tolak JHT Baru Bisa Dicairkan Saat Usia 56 Tahun, Ini Tanggapan Dewan

Baca juga: KPU Resmi Tetapkan Yudi Nirmansyah Sebagai Ketua KIP Abdya

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved