Sabtu, 9 Mei 2026

Opini

Lansia dan Omicron di Aceh

Jika belum terungkap pasien Omicron di Tanoh Endatu berarti pasien di Aceh masih mengalami Covid-19 varian asli wuhan atau Delta

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr.Safrizal ZA, M.Si, Wakil Ketua Satgas Nasional Covid-19 

Namun tak terpenuhi kebutuhan oksigen adalah 10 kali lipat dibandingkan kebutuhan di masa normal.

Kelangkaan oksigen ini dipicu pula akibat kepanikan masyarakat yang memborong tabung oksigen walaupun rumahnya bukanlah penderita.

Makin habislah oksigen dan tentu ini adalah risiko besar sekali bagi nyawa pasien yang menggantungkan diri pada bantuan nafas.

Di sini kolaborasi bekerja.

Selaku pimpinan daerah segera melakukan pertemuan darurat dengan Forkopimda untuk menemukan langkah strategis mengatasi kelangkaan oksigen.

Satgas Oksigen dibentuk dan berbagi tugas.

Ada yang berupaya menemukan sumber baru oksigen, ada yang membantu memperlancar distribusi, ada yang mengatur sirkulasi, ada yang mengomunikasilan data penggunaan antarrumah sakit.

Kebijakan diambil, masyarakat dilarang membeli tabung oksigen dan pengisian mandiri tanpa rekom satgas, RS diatur penerimaan oksigen dan dimonitor cadangannya, pabrik gas oksigen dan terminal pengisian oksigen dikontrol satgas, penggunaan oksigen untuk industri ditahan agar diutamakan untuk kesehatan.

Distribusi dilancarkan ke berbagai kabupaten dan ada yang bertugas mencarikan LCT untuk mengangkut isotank, ada yang bertugas di pelabuhan memperlancar kapal memprioritaskan isotank dan semua aktivitas lainnya.

Termasuk menggalang dari SKK migas.

Baca juga: Banda Aceh Mulai Prioritaskan Vaksin Booster untuk Lansia

Dalam hitungan hari, Kalsel aman oksigen.

Kita belajar ternyata dengan kerja Pentahelix , banyak soal bisa diselesaikan termasuk soal vaksinasi untuk lansia pun.

Kita menyadari media adalah ujung tombak dari sosialisasi program-program pemerintah.

Ketika di Kalsel, saya alokasikan waktu setiap hari ada dua wawancara atau siaran pers perihal perkembangan penanganan Covid -19, kegiatan ekonomi dan sebagainya.

Yang dikerjakan oleh pemerintah wajib disosialisasikan kepada masyarakat bahwa pemerintah itu melayani atau khadam umat.

Saya tegaskan media berperan menangkal hoaks Covid-19.

Dengan demikian, warga penganut mazhab anti Covid-19, anti vaksinasi bisa diredam melalui “peuneutoh” dari media agar vaksinasi Covid-19 berjalan lancar dan orangtua yang sudah lansia diberikan imunitas dan kesehatan oleh Allah SWT. Salam sehat selalu!

Baca juga: Lansia Diisukan Meninggal Dunia Setelah Divaksin, Camat Percut Seituan: Tidak Ada Bukti

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Lhokseumawe Capai 59 Persen, Kelompok Lansia Terminim

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved