Breaking News:

Banjir Aceh Timur

Banjir Landa 18 Kecamatan di Aceh Timur Berangsur Surut

Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi SE, mengatakan secara umum banjir di 18 kecamatan tersebut berangsur surut dan sebagian kecamatan sudah surut total.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/dok. warga
Tanaman jagung milik kelompok tani Harapan Baru, dan Kelompok Musara, di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, terendam banjir, Senin (28/2/2022). 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Aceh Timur sejak Sabtu (26/2/2022) lalu, dilaporkan kini mulai berangsur surut.

Data yang diakses Serambinews.com dari Pusat Pengendalaian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Timur, hingga Senin (28/2/2022) pukul 14.50 WIB, jumlah Kecamatan yang dilanda banjir di Aceh Timur sebanyak 18 kecamatan, 139 gampong, dengan total warga yang terdampak 8.361 kepala keluarga (KK) atau 30.318 jiwa.

Sedangkan warga yang mengungsi sebanyak 1.090 kepala keluarga, atau sebanyak 3.766 jiwa.

Selanjutnya jumlah warga yang tidak mengungsi 7.271 KK, atau 26.552 jiwa.

Pertamina Gas Bantu Korban Banjir Aceh Timur

Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi SE, mengatakan secara umum banjir di 18 kecamatan tersebut berangsur surut dan sebagian kecamatan sudah surut total.

Kecamatan yang banjirnya sudah surut yakni, Kecamatan Darul Aman, Peuruelak Timur, Banda Alam, selebihnya banjir di lecamatan lain yang ketinggian berkisar 20-120 cm sedang berangsur surut.

Kepala BPBD juga mengatakan dampak banjir juga menyebabkan kerusakan pada jembatan, badan jalan longsor tergerus arus, badan jalan amblas, rumah warga terkena longsor, talud longsor, merendam persawahan, dan pertambahan.

BNPB Bantu Rp 250 Juta untuk Penanganan Banjir, Aceh Timur Butuh Tanggul Sungai

"Upaya kita saat ini sedang melakukan pendataan terhadap dampak banjir, melakukan evakuasi, menurunkan Satgas evakuasi dan siaga di lokasi bencana, mendirikan dapur umum, dan mendistribusikan bantuan masa panik," ungkap Ashadi.

Sementara itu, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Erwin Atlizar STP, MSi, mengatakan saat ini pihaknya juga sedang mendata semua komoditas pertanian yang terdampak banjir, dan meminta kelompok tani yang terdampak banjir agar melaporkan tanaman yang terdampak banjir kepada mantri tani di masing-masing kecamatan.

"Nanti akan laporkan ke BPBD, Distanbun Aceh, dan Kementerian Pertanian, " katanya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved