Kamis, 23 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Serangan Rusia ke Ukraina Hancurkan Pesawat Terbesar di Dunia

Pesawat yang dinamai Mriya atau Mimpi dalam bahasa Ukraina, diparkir di pangkalan udara di dekat Kiev.

Editor: Faisal Zamzami
CNN
Pesawat terbesar di dunia, Antonov AN-225 Mriya hancur setelah serangan rusia ke pangkalan udara Ukraina di dekat Kiev. 

Pesawat AN-225 dibangun pada 1985, dan melakukan penerbangan pertama pada Desember 1998.

Pesawat tersebut memiliki panjang 84 meter, dengan berat 285.000kg.

Baca juga: Belarusia Kirim Pasukan ke Ukraina Bantu Rusia, Putin Siagakan Nuklir

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Ukraina di Luar Negeri Pulang, Demi Pertahankan Negaranya dari Serangan Rusia

Ukraina Tak Akan Menyerahkan Sejengkal Pun Wilayahnya

Meski setuju berunding, Ukraina menegaskan tak akan mengalah untuk menghentikan serangan Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba menegaskan tak akan menyerahkan sejengkal pun wilayahnya ke Rusia, Minggu (27/2/2022).

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebelumnya dilaporkan setuju Ukraina melakukan perundingan di perbatasan Belarusia.

Perundingan itu pun menjadi yang pertama dilakukan sejak Rusia menyerang Ukraina, Kamis (24/2/2022).

Namun, Kuleba menegaskan pihaknya tak akan menyerah begitu saja dengan permintaan Rusia.

“Kami pergi ke sana (perundingan) untuk mendengar apa yang Rusia ingin katakan. Kami akan pergi tanpa kesepakatan awal tentang apa hasil dari pembicaraan ini,” ujarnya dikutip dari Al-Jazeera.

“Kami akan ke sana untuk mendengarkan dan berkata apa yang kami pikirkan tentang perang ini dan aksi dari Rusia,” tambahnya.

Kuleba mengungkapkankan bahwa selama pembicaraan Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko meyakinkan Presiden Zelensky bahwa kekuatan militer Belarusia tak akan digunakan untuk melawan Ukraina.

“Kami hanya beraharap Lukashenko akan menepati janjinya,” tutur Kuleba.

“Dan antara saat ini hingga perundingan usai, kami akan terus membela negara dengan keras, untuk mengalahkan pasukan Rusia jika mereka mencoba melanjutkan operasi mereka,” tambahnya.

Zelensky sendiri sebelumnya sempat menolak Belarusia, yang merupakan Rusia, untuk tempat dilakukannya perundingan.

Zelensky sempat memberikan daftar kota untuk perundingan seperti Warsawa, Bratislava, Istanbul, Budapest atau Baku, sebelum akhirnya setuju untuk tetap dilakukan di Belarusia.

Baca juga: STKIP Bina Bangsa Meulaboh Wisuda 268 Mahasiswa

Baca juga: Bulan Syakban Hampir Tiba, Mau Bayar Utang Puasa Tahun Lalu? Ini Batas Waktu Terakhirnya Menurut UAS

Baca juga: Intisari Ceramah Isra Mikraj MRB: Shalat Membentuk Kesalehan Sosial 

Kompastv: Imbas Serangan Rusia ke Ukraina, Pesawat Terbesar di Dunia Hancur

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved