Sabtu, 11 April 2026

Salam

Walau Kita Sedang Sulit,Harga Tetap Melonjak

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat, per Senin, 14 Maret 2022, mencatat sejumlah produk pangan naik

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Harga bumbu dapur mulai naik 

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat, per Senin, 14 Maret 2022, mencatat sejumlah produk pangan naik harga seperti daging sapi, daging ayam, gula pasir.

Selain komoditas yang disebut itu, harga minyak goreng, tepung, telur, berbagai jenis cabe dan bawang, serta lainnya adalah komoditi yang selalu Alatah naik harga setinggi-tingginya menjelang Ramadhan dan Lebaran, terutama di Aceh.

Melihat semua komoditas itu, kita perlu waspada karena Indonesia harus mengimpor sebagian komoditas yang naik harga itu.

Kenaikan harga pangan global dipastikan akan ikut menaikkan harga pangan lokal.

Gandum, susu, gula, daging, dan lain lain merupakan produk yang pengadaannya seluruh dan sebagian harus didatangkan dari luar negeri.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan kenaikan harga pangan tak bisa terbendung karena melambungnya komoditas energi seperti minyak dunia.

Hingga saat ini, harga minyak dunia saja sudah naik dua kali lipat.

"Belum gas, belum lagi kelangkaan pangan, yang menyebabkan harga harga juga akan melonjak," kata Jokowi dalam pengarahan kepada gubernur gubernur di Balikpapan, Senin (14/3/2022).

Oleh sebab itu, Jokowi memerintahkan seluruh kepala daerah untuk mengubah berbagai pos belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menyesuaikan dengan kondisi sekarang.

Meski demikian, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendesak pemerintah tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

Sebab, walau kenaikan harga setiap saat menjelang Ramadhan memang sulit terelakkan, namun lonjakan-lonjakan harga yang tidak wajar harus dicegah.

Baca juga: Update Harga Barang Terbaru - Harga Gula Pasir Terus Meroket, Telur Ayam Ras Cenderung Turun

Baca juga: Satgas Pangan Minta Pedagang tak Naikkan Harga Barang, Ini Alasannya

"Kementerian terkait harus mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi saat Ramadhan.

Salah satunya dengan mengatasi kelangkaan bahan pokok yang terjadi di pasar," kata anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN RI Firman Tumantara.

Pemerintah diminta bersinergi melakukan penyiapan, ketersediaan, pengendalian harga, dan siap intervensi jika terjadi lonjakan harga mendadak dan tidak wajar.

"Yang tidak kalah penting adalah pemantauan atau pengawasan di lapangan, serta bila perlu penegakan hukum terutama bagi pedagang yang melakukan tindak pidana ekonomi seperti penimbunan, pengoplosan atau memasukkan produk produk palsu atau illegal pada produk asli atau legal," kata Firman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved