Berita Jakarta
Kemendagri Beberkan 3 Strategi Upaya Penanggulangan Harga & Distribusi Pangan, Begini Penjabarannya
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Suhajar Diantoro menyampaikan tiga hal terkait penanggulangan harga dan distribusi pangan.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Saifullah
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro menyampaikan tiga hal terkait penanggulangan harga dan distribusi pangan.
Demikian disampaikan Suhajar saat berbicara pada Rapat Progres Daerah dalam Pemetaan Potensi Penggunaan PDN pada Pengadaan Barang Jasa, Penetapan TIM P3DN, e-Katalog, e-Kontrak, dan e-Purchasing, Inputing data dalam SIRUP, integrasi data SIPD dengan SIP3DN, dan Penanganan Ketahanan Pangan secara virtual, Senin (21/3/2022).
Suhajar mengatakan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah introspeksi mengenai kebijakan yang selama ini telah dilakukan pemerintah, baik di kementerian maupun lembaga.
"Apabila kebijakan yang dijalankan menjadi penghambat, maka persoalan tersebut perlu dicarikan solusi terbaiknya. Bahkan jika memungkinkan, permasalahan tersebut diminta untuk diselesaikan dalam rapat eselon I kementerian dan lembaga terkait," katanya.
Hal kedua, lanjut Suhajar, berkaitan dengan suplai pangan. Menurutnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memiliki perhatian serius terhadap urusan tersebut.
Mendagri bahkan mendorong Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk terus bergerak memastikan suplai pangan dapat tersalurkan kepada masyarakat.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Amankan Ketersediaan Pangan
“Pesan Pak Mendagri yang telah disampaikan pada Rakor (Rapat Koordinasi) hari Jumat bersama Pak Kepala (Badan) Pangan Nasional dan Menteri Perdagangan serta Menteri Pertanian, agar Satgas Pangan ini bergerak, dan begitu pula Satgas kabupaten/kota yang ketuanya adalah para Sekda (Sekretaris Daerah),” terang Suhajar.
Para Satgas tersebut diminta untuk mengontrol suplai pangan yang menumpuk. Selain itu, Satgas Pangan juga didorong untuk berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polri. Tujuannya, apabila ada pelanggaran agar dapat segera ditindak.
Di lain sisi, Suhajar menyebutkan, hal ketiga yakni upaya distribusi pangan di lapangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat dijalankan beriringan dengan penanggulangan suplai pangan.
Dalam kaitan ini, Satgas diharapkan melakukan pendekatan persuasif guna memastikan kebutuhan pangan, utamanya gula dan minyak goreng, dapat tersalurkan kepada masyarakat.
“Hari ini, operasi kita adalah bagaimana agar distribusi itu bergerak dengan cepat, dan minyak goreng serta gula itu cepat sampai ke konsumen yang membutuhkan,” urainya.
Baca juga: Kemendagri Ingin Seluruh Penyandang Disabilitas Miliki KTP Elektronik dan KIA
“Awal April ini sudah masuk puasa, kecenderungan naik 10 persen menjelang Ramadhan,” tambah Suhajar.
Oleh karena itu, berdasarkan arahan Mendagri, Suhajar meminta jajaran Sekda baik di provinsi, kabupaten, maupun kota agar dapat memimpin operasi pasar.
Harapannya, persoalan pangan seperti kelangkaan barang yang kerap terjadi di pasar, dapat terurai dan terselesaikan dengan baik.(*)