Berita Banda Aceh

Permintaan Migor Curah Tinggi Dijual Rp 15.500/Kg, Nusron Wahid: Harga Tak Boleh Naik

Harga minyak goreng (migor) curah di pasar tradisional, seperti Pasar Induk Lambaro, Pasar Kampung Baru, dan Pasar Al-Mahirah Lamdingin

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Seorang karyawan toko grosir minyak goreng curah di Pasar Induk Lambaro, sedang melayani pembelian minyak goreng curah kepada pelangganya. 

Dengan begitu harga eceren tertinggi (HET) Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kg.

Dikatakan, migor curah yang dijual di Pasar Induk Lambaro, dibeli dari produsen yang sudah ditunjuk Menteri Perdagangan untuk disalurkan ke Aceh.

“Jadi, jika grosir masih tetap menjual dengan harga Rp 15.500/kg, pedagang itu menjalankan perintah dari Kementerian Perdagangan,” tandas Tanwier.

menurut Kadispertindag Aceh itu, pedagngang minyak goreng itu, telha menjalnkan perintah dari Kementerian Perdagngan, yang telah menetapkan harga minyak goreng curah kelpa sawit Rp 14.000/liter, atau Rp 15.500/kg.

Kepala Disperindag Aceh itu juga mengaku akan terus memantau suplai minyak goreng curah dan kemasan.

Baca juga: Segini Harga Tebus Minyak Goreng Curah dan Harga Eceran di Gayo Lues

Apalagi di beberapa distribusinya masih belum banyak, sehingga ada beberapa lokasi pasar murah, kegiatannya ditunda menunggu penyediaan minyak goreng kemasannya terpenuhi.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Nusron Wahid mendukung subsidi minyak goreng curah kepada orang miskin di harga Rp 14.000.

Untuk itu, dia meminta pemerintah untuk memastikan bahwa harganya tidak boleh lebih dari angka itu.

"Kalau ada yang nakal harus disikat.

Tidak boleh minyak goreng masuk ke industri dan diselundupkan dan dikemas sehingga dijual dengan harga pasar," ujar Nusron dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, hadirnya minyak goreng curah Rp 14.000 per liter tanda bahwa negara hadir, untuk membantu rakyat kecil agar mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

"Kita apresiasi kehadiran minyak goreng subsidi.

Ayo kita awasi bersama jangan sampai ada yang meleset," ujarnya.

Nusron mengungkapkan, Kemendag sudah menyampaikan data mengenai variasi konsumsi minyak goreng curah dan kemasan.

Perinciannya adalah, kemasan Premium 1.270.776.256 liter (22 persen), kemasan sederhana 231.050.228 liter (4 persen), curah rumah tangga 2.426.027.397 liter (42 persen) dan curah industri 1.848.401.826 (32 persen).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved