Berita Aceh Barat
Musda MPU Aceh Barat, Peran Ulama Cukup Penting Membina Umat
Pengurus Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke- V guna menentukan kepengurusan yang baru
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pengurus Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke- V guna menentukan kepengurusan yang baru yang berlangsung selama tiga hari, sejak 25 hingga 27 Maret 2022 di Aula Hotel Tiara Meulaboh.
Musda MPU tersebut diikuti sebanyak 63 peserta yang terdiri dari unsur ulama dayah, cendikiawan muslim, serta perwakilan perempuan se-Kabupaten Aceh Barat.
"Selaku Pemerintah daerah, kami menyambut baik dilaksanakannya Musda kelima MPU Aceh Barat ini guna memilih kepengurusan untuk periode 2022-2027 mendatang," kata Sekda Aceh Barat, Marhaban SE saat mewakili Bupati membuka Musda MPU, Jumat (25/3/2022) malam di Tiara Meulaboh.
Menurutnya, forum tersebut merupakan sarana untuk menentukan langkah pengembangan dan kemajuan MPU Aceh Barat kedepan.
Baca juga: Ini Masalah yang Dibahas Dalam Muzakarah Ulama di Masjid An Nur Tanah Luas Aceh Utara
Peran MPU bukan hanya memberikan masukan dan nasehat keagamaan saja, namun juga sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan, baik itu yang berdimensi pada perekonomian maupun sosial kemasyarakatan.
Untuk itu, sebagai mitra kerja pemerintah, eksistensi MPU sangatlah penting dalam rangka pembinaan umat dan alat pengawasan kinerja pemerintah dalam memberikan fatwa hukum, saran serta nasehat yang berkaitan dengan pembangunan kebijakan daerah.
"Kami berharap kepengurusan MPU yang baru nanti mampu menyusun rencana kerja dengan baik dan optimal guna melakukan perubahan dan peningkatan terhadap kinerja MPU Aceh Barat kedepan," harap Marhaban.
Ia yakin sebagai wadah berkumpulnya para ulama, MPU Aceh Barat kedepan akan semakin berperan baik dan dapat memberikan kontribusi bagi kemaslahatan umat dan kehidupan masyarakat.
Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Warga yang Belum Juga dibolehkan, Ini Syaratnya
Disamping itu, Marhaban juga mengapresiasi kepengurusan MPU Kabupaten Aceh Barat yang lama, atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama lima tahun terakhir.
Ia berharap para pengurus lama bisa terus melanjutkan pengabdiannya untuk daerah demi mewujudkan kemaslahatan umat dan tegaknya syariat islam di bumi Teuku Umar ini.
Sementara Ketua Panitia pelaksanaan Musda ke-V MPU Aceh Barat, Muhammad Nasir mengatakan, bahwa peserta Musda ke V ini diikuti sebanyak 63 orang dengan rincian 24 peserta utusan dari kecamatan dan 39 peserta utusan Kabupaten.
Selain untuk memilih pimpinan dan anggota MPU Kabupaten Aceh Barat masa khidmat 2022-2027, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyusun program kerja MPU Aceh Barat lima tahun kedepan serta mengevaluasi kinerja kepengurusan MPU Aceh Barat yang lama masa khidmat 2017-2022 pungkasnya.
Musda ke-V MPU Kabupaten Aceh Barat tersebut turut dihadiri oleh unsur MPU Aceh, unsur Forkopimda Aceh Barat, pimpinan dan anggota MPU Aceh Barat, para kepala SKPK terkait, para ulama dan pimpinan pesantren, serta peserta lainnya.(*)
Baca juga: 5 Fakta Dokter Terawan Dipecat IDI, Kontroversi Terapi Cuci Otak Hingga tak Bisa Buka Praktik Lagi