Kamis, 14 Mei 2026

Berita Abdya

Kuota Pupuk Urea dan Phonska Bersubsidi di Abdya Berkurang, Begini Perinciannya 

Kuota pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berkurang secara drastis. 

Tayang:
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi pupuk Urea bersubsidi. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Kuota pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berkurang secara drastis. 

Anehnya, ada beberapa kecamatan kuota pupuk malah bertambah secara drastis dari sebelumnya, padahal luas lahan masih sama seperti tahun sebelumnya.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com menyebutkan, sejumlah kecamatan mengalami pengurangan pupuk bersubsidi jenis Urea yaitu, Kecamatan Tangan-Tangan, Setia, Manggeng, dan Susoh. 

Hal tersebut tertuang dalam Surat Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH Nomor: 521.34/92 tentang alokasi pupuk bersubsidi tahun 2022. 

Kecamatan Tangan-Tangan, kuota Urea tahun sebelumnya 524,25 ton, sementara tahun ini kuotanya hanya 304 ton atau mengalami pengurangan 220,25 ton.

Untuk NPK Phonska, dari 288,02 ton, kini hanya 158 ton.

Baca juga: Aceh Jaya Minta Tambahan Pupuk Subsidi

Begitu juga Kecamatan Setia, kuota Urea tahun sebelumnya sebanyak 384,64 ton.

Tahun ini kuotanya sebanyak 228 ton atau mengalami pengurangan 156 ton. 

Untuk NPK Phonska, dari 247,55 ton kini menjadi 127 ton.

Sementara Kecamatan Manggeng, kuota Urea 452,49 ton.

Tahun ini, kuota Urea hanya 337 ton atau mengalami pengurangan 115 ton. 

Untuk NPK Phonska dari 241 ton menjadi 175 ton. 

Baca juga: Kuota Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Bertambah, Urea dan NPK Berkurang

Selanjutnya, Kecamatan Susoh, kuota Urea sebanyak 384,26 ton.

Tahun ini, kuota Urea hanya 196 ton atau mengalami pengurangan 188 ton.  

Untuk NPK Phonska dari 117 ton menjadi 104 ton.

Anehnya, jika di sejumlah kecamatan lain mengalami pengurangan pupuk, Kecamatan Babahrot malah bertambah kuota pupuk.

Contoh kuota Urea tahun sebelumnya hanya 1.258 ton, namun tahun ini naik menjadi 1428 ton atau bertambah 230 ton.

Begitu juga, kuota pupuk ZA juga naik dari 360 ton menjadi 1763 ton atau naik mencapai 1.403 ton. 

Baca juga: Kuota Pupuk Urea dan NPK Subsidi untuk Aceh Utara Berkurang Tahun ini, Begini Rinciannya 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin saat dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, bahwa secara keseluruhan kuota pupuk bersubsidi untuk Abdya mengalami pengurangan.

Rinciannya,  SP-36 sebanyak 560 ton, ZA 2.630 ton, NPK 1.750 ton, dan organik 800 ton. 

Alokasi jatah Kabupaten Abdya tahun 2022, untuk jenis pupuk Urea sebanyak 3.751 ton atau kurang 849 ton dibanding alokasi 2021 sebanyak 4.600 ton.  

NPK Phonska juga mengalami pengurangan pada 2022 sebanyak 1.750 ton atau berkurang 750 ton dibanding alokasi 2021 sebanyak 2.500 ton.

“Sementara tiga pupuk lain seperti organik, ZA, dan SP-36 mengalami penambahan,” ucapnya. 

Seperti pupuk Petroganik (organik) 800 ton atau naik 200 ton dibandingkan alokasi tahun lalu sejumlah 600 ton.

Baca juga: Stok Urea Subsidi Menipis di Aceh Tenggara, Kadistan: Kuota 1.300 Ton Akan Habis November 2021

SP-36 menjadi 560 ton atau bertambah 113 ton dibandingkan alokasi tahun 2021 sebanyak 447 ton.

Jenis pupuk ZA sebanyak 2.630 ton atau naik 2.250 ton, jika dibandingkan 2021 hanya 380 ton. 

Namun, sebutnya, ada beberapa kecamatan yang bertambah seperti Babahrot dan Kuala Batee disebabkan adanya penambahan e-RDKK untuk para pekebun dan area sawit. 

“Makanya ada penambahan untuk Babahrot dan Kecamatan Kuala Batee, kalau kecamatan lain yang belum memasukkan data kelompok pekebun agar nantinya memasukkan data pekebun,” pungkasnya.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved