Internasional
Adzan Mulai Bergema di AS, Anggota Muslim Dewan Kota Minneapolis Berhasil Perjuangkan UU Adzan
Suara adzan mulai bergema di seluruh kota Amerika Serikat (AS), seusai seorang anggota Muslim berhasil memperjuangkan Undang-Undang (UU) Adzan.
“Tujuannya bukan hanya untuk disiarkan ke seluruh kota untuk didengar, tujuannya disiarkan seperti di daerah yang
dekat dengan masjid," jelasnya
"Orang-orang yang berdiri di tempat parkir mencoba masuk ke dalam gedung, atau di seberang jalan dari masjid, sehingga mereka tahu sudah waktunya untuk shalat, ”kata Osman.
“Kami membuat kebijakan ini untuk memastikan, kami setara dengan masyarakat dan tidak benar-benar mencoba
menyinggung siapa pun atau memastikan kami tidak mengganggu siapa pun," jelasnya.
"Seperti yang saya katakan, itu positif dan sudah tiga tahun terjadi pada bulan Ramadhan bagi satu masjid," ungkapnya.
Dia menjelaskan masjid tetaip ingin menghormati, komunitas non-Muslim di daerah tersebut.
Disebutkan, pihaknya ingin bersikap hormat dan melakukan percakapan itu dengan mereka dan beberapa dari mereka telah memutuskan untuk menunggu sampai melakukan percakapan itu dengan tetangga mereka.
Jadi, kami hidup di negara yang indah dengan hukum, dan kami tidak melanggar hukum, kami mentaati hukum dan membuat hukum yang mencerminkan seluruh komunitas," katanya.
Baca juga: Wabup Aceh Besar: Aceh tak Perlu Ikuti Aturan Pengeras Suara Saat Adzan
Pertunjukan Ray Hanania disiarkan langsung di Jaringan Radio Arab AS Rabu pukul 5 sore EST dan disindikasikan di
empat stasiun radio Amerika termasuk:
Radio WNZK AM 690 di Greater Detroit termasuk sebagian Ohio; WDMV AM 700 di Washington DC termasuk bagian dari Virginia dan Maryland;
Radio WTOR AM 770 di Upper New York dan Ontario, Kanada; dan disiarkan ulang pada Kamis (7/4/2022) di Chicago pukul 12 siang CST di WNWI AM 1080.
Podcast radio tersedia di sebagian besar platform podcasting utama termasuk iTunes dan Spotify.
Podcast video tersedia di Facebook.com/ArabNews.(*)