Breaking News:

Berita Kutaraja

Pria Asal Pidie Diringkus Polisi, Tipu Warga Ulee Kareng Rp 60 Juta dengan Modus Iming-iming Proyek

Pria yang berprofesi wiraswasta itu ditangkap personel Unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Banda Aceh di Desa Tijue, Kecamatan Pidie, Pidie, Rabu sore.

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Pria berinisial IW (50), warga asal Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie ditangkap polisi karena menjanjikan proyek di Dinas Dayah Aceh. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - IW (50), pria asal Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan dalam kasus penipuan dengan mengiming-iming proyek bagi korbannya.

Pria yang berprofesi wiraswasta itu ditangkap personel Unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Banda Aceh di Desa Tijue, Kecamatan Pidie, Pidie pada Rabu (20/4/2022) sore.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasat Reskrim, Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, korba penipuan adalah Zulhelmi (54), warga Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh yang berprofesi sama dengan pelaku, yakni wiraswasta.

"Pelaku IW ditangkap atas laporan korban penipuam sesuai Laporan Polisi Nomor: LP-B/115/III/2022/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh, tanggal 4 Maret 2022," kata Ryan, Kamis (21/4/2022).

Kasus penipuan ini awalnya terjadi pada 22 Januari 2019 lalu.

Di mana saat itu keduanya bertemu di Gedung Sultan II Selim, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. 

Baca juga: Begini Perjalanan Kasus Pasutri Terlibat Kasus Penipuan Beras di Aceh Utara, Divonis 78 Bulan

Pada saat itu, pelaku IW menceritakan kepada Zulhelmi bahwa ia memiliki proyek penunjukan langsung (PL) di Dinas Dayah Aceh berupa perencanaan, pengawasan dan pembangunan bangunan dayah yang ada di beberapa kabupaten di Aceh. 

Kemudian, IW meminta uang sebesar Rp 60 juta kepada korban dengan iming-iming akan diberikan pekerjaan lain yang ada pada Dinas Dayah tersebut.

Setelah memberikan uang yang diminta pelaku, ternyata pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah ada.

Lalu uang yang digunakan pelaku pada saat itu juga tak kunjung dikembalikan pada korban.

“Korban yang tahu dirinya sudah tertipu oleh pelaku akhirnya melaporkan kasus itu ke Polresta Banda Aceh,” sambung Kasat Reskrim.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka.

Baca juga: Penipuan Berkedok Terapi Cepat Hamil di Banyuasin, 300 Orang Jadi Korban, Tiga Pelaku Ditangkap

"Saat ini, pelaku IW sudah diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tukas Kompol Ryan.

“Ia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkas Kompol Ryan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved