Video
VIDEO Diawali Aksi Kejar-kejaran, Warga Simpang Lhee Langsa Kembali Tangkap Penebang Bakau
Pelaku, ND (30) warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur hendak kabur dengan boat miliknya yang telah dipenuhi kayu bakau.
Penulis: Zubir | Editor: Yuhendra Saputra
Penangkapan pelaku penebangan bakau itu, tambah Ismail, ekses dari kekesalan warga sini yang gerah oleh ulah pelaku yang selama ini terus menerus menebang kayu mangrove untuk dijadikan arang di daerah tersebut.
Padahal warga sudah berulang kali memperingatkan tapi mereka oknum warga dari Birem Bayeun tetap membabat kayu bakau di daerah Gampong Simpang Lhee ini.
"Hari ini puncak kekesalan kami kepada mereka (pelaku penebangan) yang selama ini walaupun dilarang terus menebang bakau di daerah kami," sebutnya.
Bahkan menurut Ismail, ada sejumlah pelaku penebangan dengan gaya preman berapa kali mengancam warga setempat yang melarang mereka menebang kayu bakau di daerah ini.
Akibat penebangan oleh oknum warga luar Gampong Simpang Lhee itu, hutan mangrove di daerah tersebut nyaris rusak parah, karena setiap harinya belasan boat pelaku datang menebang pohon bakau untuk dijadikan arang bakau.
Padahal selama ini warga Gampong Simpang Lhee terus menjaga hutan mangrove di kawasan pesisir dari kerusakan, namun warga luar seenaknya saja datang merusaknya.
"Jika pihak terkait seperti KPH III yang ada di wilayah ini tidak merespon, ditakutkan akan terjadi bentrok berdarah di lapangan antara warga kami dan penebang," paparnya.(*)
Baca juga: VIDEO Warga Simpang Lhee Langsa Tangkap Basah Penebang Pohon Mangrove
Baca juga: Ini Penjelasan Polisi Usai Terima BB dan Pelaku Penebangan Kayu Bakau di Gampong Simpang Lhee Langsa