Breaking News:

Berita Banda Aceh

MPU Geram, Polda Turun Tangan, Kasus Pungli Rumah Duafa

Polisi saat ini sedang mendalami kasus pungli yang menimpa rakyat miskin penerima rumah duafa.

SERAMBI INDONESIA
MPU geram, polisi turun tangan selidiki kasus pungli rumah dhuafa. 

“Makanya sering kita dengar terjadi berbagai kasus dalam rumah tangga, karena dipengaruhi sifat rezeki yang tidak berkah. Karena itu, kita minta polisi mengusut dan memproses pelaku dengan hukuman yang berat.”

-- TGK FAISAL ALI, Ketua MPU Aceh'> MPU Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama ( MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali mengaku geram ketika mendengar kasus pungutan liar atau pungli yang dilakukan oknum tertentu terhadap warga miskin penerima rumah duafa.

Ia mengatakan, perbuatan tersebut termasuk salah satu dosa besar karena menzalimi orang miskin.

Menurut Tgk Faisal, tidak ada keberkahan hidup bagi orang yang tega menzalimi orang miskin.

"Tidak ada keberkahan hidup kita di atas penderitaan orang lain. Tidak berkah rezeki, umur kalau kita aniaya orang lain. Untuk apa hidup kita, dan itu dosa besar karena menzalimi orang miskin. Berlipat ganda dosa," ungkap Tgk Faisal.

Baca juga: Sentil Pemotongan Anggaran Rumah Dhuafa dan Dayah, Fraksi Demokrat Terima LPJ APBA 2020

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh ini mengungkapkan perilaku tersebut muncul pada seseorang ketika sudah terlalu tamak, sehingga hilang nilai-nilai kemanusiaan seperti kasih sayang. 

"Ketika hilang nilai kemanusiaan maka hilang kasih sayang. Dia tidak iba terhadap orang miskin. Maka setiap ada bantuan untuk orang lain, dipotong, bukan dibantu," ungkap Abu Sibreh, sapaan akrab Tgk Faisal Ali.

Tgk Faisal berharap kepada semua pihak jangan mencari rezeki di atas penderitaan orang miskin. Karena cara-cara tersebut tidak akan membawa keberkahan rezeki, yang kemudian rezeki tersebut dimakan oleh keluarga.

"Makanya sering kita dengar terjadi berbagai kasus dalam rumah tangga, karena dipengaruhi sifat rezeki yang tidak berkah. Karena itu, kita minta polisi mengusut dan memproses pelaku dengan hukuman yang berat," pinta Tgk Faisal Ali.

Sementara itu, Polda Aceh akan langsung turun tangan mengusut kasus pungli rumah duafa begitu mendapat laporan dari masyarakat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendalami kasus pungli yang menimpa rakyat miskin penerima rumah duafa.

Winardy menyatakan, pendalaman itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan maayarakat, bukan karena ada desakan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

"Kami sedang mempelajari laporan masyarakat terkait hal tersebut, bukan dari permintaan LSM," kata Winardy melalui pesan WhatsApp saat dihubungi Serambi, Minggu (24/4/2022).

Baca juga: Warga Miskin Penerima Rumah Duafa Dipungli, Jubir Pemerintah Aceh: Itu Pidana

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved