Kupi Beungoh
Puasa dan Kemenangan Umat Islam
Baik sejak era Rasulullah saw dan para sahabatnya, bahkan hingga pada periode yang sangat jauh setelah itu.
Oleh: Teuku Zulkhairi*)
Bulan Ramadhan tercatat dalam sejarah sebagai bulan dimana umat Islam banyak sekali meraih kemenangan.
Berbagai penaklukkan dimenangkan umat Islam dalam bulan ini.
Baik sejak era Rasulullah saw dan para sahabatnya, bahkan hingga pada periode yang sangat jauh setelah itu.
Itu bermakna bahwa puasa dan serangkaian ibadah yang dikerjakan umat Islam di bulan Ramadhan tidak hanya selesai sekadar dengan paningkatan ruhiyah, pengalaman spirtualitas dan kedekatan muslim yang berpuasa dengan Allah sebagai Rabb-nya, namun berikutnya juga membawa muslim kepada kemenangan di dunia.
Di masa Rasulullah saw, dua peristiwa bersejarah yang monumental terjadi.
Pertama, yaitu perang Badar yaitu pada 17 ramadhan tahun ke dua hijriah.
• Tgk Zulkhairi Ajak Umat Islam untuk Bersemangat Meningkatkan Ibadah di Fase Akhir Ramadhan
Pada Perang Badar yang merupakan perang pertama umat Islam dengan orang kafir dan musyrik ini, Rasulullah Saw dan para sahabatnya berhasil keluar sebagai pemenang meskipun secara jumlah pasukan sangat tidak sebanding karena 313 umat Islam melawan lebih dari 1000 kafir Quraisy.
Sementara dalam peristiwa Fathu Mekkah (pembebasan kota Mekkah) yang terjadi pada 21 ramadhan tahun ke delapan hijriah, Rasululah Saw dan para sahabatnya berhasil merebut Kota Suci Mekkah dari kaum kafir Quraisy.
Begitu juga kemenangan Khalid bin Walid dalam menghancurkan berhala-berhala di Nakhla pada 25 ramadhan tahun ke delapan hijriah, sehingga saat itu Rasulullah Saw mengatakan, “Uzza tidak akan disembah lagi untuk selamanya”.
• Empat Pasangan Bukan Suami Istri Mesum di Bulan Ramadhan, Tak Berkutik Digerebek di Kamar Hotel
Dan momentum-momentum kemenangan umat Islam selanjutnya juga seringkali terjadi di bulan ramadhan.
Seperti penaklukan Andalusia Spanyol oleh Tariq bin Ziyad pada 28 ramadhan tahun 92 H.
Kemundian, pertempuran Ain Jalut tahun 658 H dibawah pimpinan Saifuddin Qutuz juga terjadi pada 15 ramadhan dimana dalam pertempuran ini umat Islam berhasil mengalahkan tentara Mongol yang sangat digdaya dan saat itu terkenal sangat sulit dikalahkan.
Dan banyak kemenangan lainnya.
Kemenangan-kemenangan umat Islam ini dicatat oleh Syaikh Wahbah Zuhaili dalam kitab Fiqh Islam wa Adillatuhu ketika membahas bab puasa ramadhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/komisoner-komisi-penyiaran-indonesia-kpi-aceh-teuku-zulkhairi.jpg)