Internasional
Perpecahan Taliban Semakin Dalam, Wanita Afghanistan Menentang Perintah Burqa
Kelompok Taliban mulai mengalami perpecahan seusai para wanita Afghanistan memprotes aturan Burqa, pakaian penutup tubuh dari kepala sampai kaki.
Editor:
M Nur Pakar
Anadolu Agency/Sayed Khodaiberdi Sadat
Sejumlah wanita mematuhi aturan burqa, tetapi sebagian besar wanita Afghanistan menolak cadar.
“Dekrit ini berusaha untuk menghapus seluruh gender dan generasi Afghanistan yang tumbuh memimpikan dunia yang lebih baik,” kata Obaidullah Baheer, tamu di New York's New School dan mantan dosen di American University di Afghanistan.
Baca juga: Diangga Dapat Membuat Pemuda Afghanistan Sesat, Taliban Haramkan TikTok dan PUBG
“Ini mendorong keluarga untuk meninggalkan negara ini dengan cara apa pun yang diperlukan," ujarnya,
"Ini juga memicu keluhan yang pada akhirnya akan meluas ke mobilisasi skala besar melawan Taliban," katanya.
Setelah beberapa dekade perang, Baheer mengatakan tidak banyak dari pihak Taliban untuk membuat rakyat Afghanistan puas dengan pemerintahan mereka
Bahkan, kesempatan disia-siakan oleh Taliban dengan cepat.(*)