Berita Luar Negeri
Protes Rakyat Berhasil, Perdana Menteri Sri Langka Mundur Setelah Hampir 20 Tahun Berkuasa
Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa akhirnya menyerah. Dia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Senin (9/5/2022)
Dia pertama kali menjadi perdana menteri pada tahun 2004.
Kemudian memenangkan masa jabatan pertamanya sebagai presiden setahun kemudian.
Baca juga: Hasil Uber Cup 2022 – Komang Tumbangkan Andalan Jerman, Indonesia 1-0, Begini Jalannya Pertandingan
Hal ini ketika Sri Lanka berada di tengah-tengah gencatan senjata yang rapuh dengan Macan Pembebasan Tamil Eelam, salah satu kelompok gerilya paling kejam di dunia yang berjuang untuk negara merdeka di utara.
Pembicaraan damai tidak menghasilkan apa-apa.
Pada tahun 2006, Mahinda beralih ke Gotabaya, seorang pensiunan perwira infanteri yang dia jadikan menteri pertahanan, untuk menyusun rencana untuk mengalahkan Macan Tamil sekali dan untuk selamanya.
Macan Tamil akhirnya mengakui kekalahan pada tahun 2009.
Baca juga: Kenalan di Facebook, Pemuda Aceh Utara Bawa Lari Sepmor Cewek Aceh Timur, Alasan Beli Celana Pendek
Hal ini menyusul serangan pemerintah yang ganas di mana PBB memperkirakan sebanyak 40.000 warga sipil Tamil tewas dalam beberapa bulan terakhir perang saja.
Pemerintah mengatakan pemberontak menjadikan ribuan warga sipil sebagai tameng manusia, memperburuk jumlah korban tewas.
Perserikatan Bangsa-Bangsa percaya hingga 100.000 orang tewas selama durasi konflik.(*)
Baca juga: Sri Lanka Rusuh Lagi, 2 Orang Tewas
Baca juga: Terjerat Utang, Sri Lanka Tak Bisa Cetak Uang Lagi, Kini Alami Krisis Pangan dan Energi
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Menyerah, Perdana Menteri Sri Lanka Mengundurkan Diri