Berita Kutaraja
Stok Darah di PMI Banda Aceh Kosong Gegara Dikirim ke Tangerang, Dedi Sumardi: Hal yang Lumrah
"Ini sering dilakukan sesama UDD PMI. Dulu kita juga sering dibantu oleh luar,” papar Dedi Sumardi.
Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PMI Kota Banda Aceh diterpa isu keretakan terkait pengiriman stok darah ke Tangerang.
Sejumlah pengurus PMI Banda Aceh menyesalkan sikap Ketua PMI yang secara sepihak mengirimkan darah ke daerah lain, sehingga stok menjadi kosong.
Terkait tudingan tersebut, Ketua PMI Banda Aceh, Dedi Sumardi Nurdin menjelaskan, pengiriman darah oleh Unit Kerja PMI Banda Aceh pada bulan Januari dan Februari 2022, dilakukan saat stok darah itu banyak di PMI Banda Aceh.
Menurut Dedi Sumardi, pengiriman darah ke daerah lain yang membutuhkan adalah hal yang lumrah.
"Ini sering dilakukan sesama UDD PMI. Dulu kita juga sering dibantu oleh luar,” papar Dedi Sumantri.
“Tapi kondisi saat ini ada yang ingin memanfaatkan isu ini, karena saya kan masih baru jadi Ketua PMI," ungkap Dedi yang dihubungi Serambinews.com, Rabu (11/5/2022) malam.
Baca juga: Terkuak Penyebab Stok Darah di PMI Banda Aceh Kosong Ternyata Dikirim ke Tangerang, Begini Faktanya
Ia menerangkan, bahwa pengiriman darah itu sudah dibahas dengan Sekda Aceh dan sudah clear.
"Karena ada permintaan dan kita ada stok berlebih, makanya kita kirim," sebut Dedi.
Ia pun mengungkapkan, terkait tudingan tidak dilibatkan pengurus PMI Banda Aceh lainnya itu, adalah hal yang tidak benar.
"Kami membantah kalau dikatakan tidak melibatkan pengurus PMI dalam proses pengiriman darah ini,” tukasnya.
“Karena, bagaimana pun Kepala UDD itu ada sendiri dan memiliki SOP-nya sendiri,” urai dia.
“Bagaimana permintaan itu bisa dilakukan dan dikirim ke Tangerang kalau tidak ada persetujuan dari Kepala UDD. Logikanya begitu," pungkas Dedi.
Baca juga: PMI Kota Banda Aceh Apresiasi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh
Pengiriman darah
Seperti diketahui, PMI Banda Aceh dilaporkan mengirim darah ke Tangerang.