Amalan Puasa
Ibadah Apa Saja Bisa Dilakukan di Bulan Syawal, Ini Ulasannya, Keutamaanya Luar Biasa
Umat muslim di seluruh dunia kini menyambut bulan Syawal ditandai dengan hari kemenangan telah tiba.
Umat muslim di seluruh dunia kini menyambut bulan Syawal ditandai dengan hari kemenangan telah tiba.
SERAMBINEWS.COM - Bulan Ramadhan sudah berlalu, kini giliran puasa sunah syawal selama enam hari.
Pahala ibadah di bulan Syawal ini hampir setara seperti menunaikan puasa setahun.
Umat muslim di seluruh dunia kini menyambut bulan Syawal ditandai dengan hari kemenangan telah tiba.
Usai selama satu bulan penuh menahan lapar dan haus, kini umat muslim tengah bersuka cita merayakan hari Raya Idul Fitri.
Namun, meski sudah masuk bulan Syawal, terdapat ibadah yang hanya dilakukan saat bulan Syawal saja, yakni puasa Syawal.
Adapun mengerjakan puasa Syawal ini hukumnya sunah muakad.
Dianjurkannya puasa Syawal ini karena memiliki keutamaan luar biasa.
Baca juga: Sosok Wanita Bersuami Dua di Cianjur, Nekat Nikahi Dua Pria, Viral Warga Usir dan Bakar Pakaiannya
Baca juga: Sekjen OKI Serukan Anggota Bantu Pengungsi, Keluarga Telantar dan Palestina
Baca juga: Sapi Terjangkit Wabah PMK di Aceh Besar Bertambah Jadi 137 Ekor
Satu di antara keutamaan puasa Syawal itu yakni pahalanya yang sama seperti pahala selama setahun penuh.
Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, Rasulullah SAW bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)
Dari hadis inilah menjadi dalil dasar dianjurkannya puasa enam hari di bulan Syawal yang dipilih Mazhab Syafii.
Sementara bagi Mazhab Maliki dan Mazhab Hanifi dalil hadis tersebut dinyatakan makruh.
Bagi Anda pengikut Mazhab Syafii tentu dapat mengerjakan amalan puasa Syawal ini.