Jumat, 8 Mei 2026

Internasional

Jepang Kutuk Rencana Pembangunan 4.000 Unit Rumah Pemukiman Yahudi Oleh Israel

Pemerintah Jepang, Selasa (17/5/2022) mengutuk keputusan Israel memajukan rencana membangun lebih dari 4.000 unit rumah pemukim Yahudi di wilayah

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Menahem KAHANA
Pemandangan udara ini menunjukkan Kota Katsrin, sebuah pemukiman Yahudi yang diatur sebagai dewan lokal di Dataran Tinggi Golan yang dicaplok Israel, pada 26 Desember 2021. 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang, Selasa (17/5/2022) mengutuk keputusan Israel memajukan rencana membangun lebih dari 4.000 unit rumah pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan di Tepi Barat, Palestina.

Jepang mendesak Israel untuk membatalkan keputusan tersebut dan sepenuhnya membekukan kegiatan pemukiman Yahudi.

"Pemerintah Jepang sangat prihatin dan sangat menyesalkan kelanjutan kegiatan pemukiman Yahudi oleh pemerintah Israel," kata Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dilansir ArabNews.

Jepang mengaku sudah ada seruan berulang kali dari negaranya dan masyarakat internasional, tetapi Israel tetap keras kepala.

Jepang menekankan rencana pemukiman ilegal Israel melanggar hukum internasional dan merusak kelangsungan solusi dua negara.

Baca juga: Israel Abaikan Kecaman AS dan Uni Eropa, 4.427 Rumah Yahudi Akan Tetap Dibangun di Tepi Barat

Jepang juga meminta Israel untuk menahan diri dari tindakan yang meningkatkan ketegangan.

Sebelumnya, Jepang pada Senin (16/5/2022) mengucapkan selamat kepada Somalia atas terpilihnya Hassan Sheikh Mohamud sebagai presiden baru.

Dikataka, pihaknya berharap Somalia akan dapat membuat kemajuan lebih lanjut dalam mengkonsolidasikan perdamaian di negara itu.

Kementerian Luar Negeri di Tokyo mengatakan Konferensi Internasional Tokyo ke-8 tentang Pembangunan Afrika (TICAD 8) akan tetap digelar tahun ini.

Dimana, Jepang akan melanjutkan dukungannya untuk perdamaian dan stabilitas di Somalia, bekerjasama dengan masyarakat internasional.(*)

Baca juga: Presiden Iran Ancam Israel, Serangan Apapun Akan Dibalas, Sampai Kaum Yahudi Tidak Bisa Beristirahat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved