Warga Aceh Terdampar di Malaysia

Penjelasan Ketua SUBA Soal Satu Keluarga Aceh Terdampar di Malaysia,Bukhari: Kabar Nyata,Cerita Beda

Penjelasan ini diungkapkannya setelah mendatangi langsung tempat satu keluarga Aceh itu ditampung di Subang Jaya, Selangor, Malaysia, Selasa (24/5/22)

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
For Serambinews.com/SUBA
Satu keluarga asal Panton Labu, Aceh Utara ditampung dalam satu kamar usai nekat melakukan perjalanan laut dengan menggunakan boat nelayan tujuan Malaysia secara ilegal. 

Penjelasan Ketua SUBA Soal Satu Keluarga Aceh Terdampar di Malaysia, Bukhari: Kabar Nyata, Cerita Beda

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Sosialisasi Ummah Bansigom Aceh (SUBA), Tgk Bukhari Ibrahim memberi penjelasan rinci terkait satu keluarga asal Aceh yang terdampar di Malaysia.

Penjelasan ini diungkapkannya setelah mendatangi langsung tempat satu keluarga Aceh itu ditampung di Subang Jaya, Selangor, Malaysia, Selasa (24/5/2022).

"Sebenarnya kita mendapat kabar yang memang nyata, tetapi ceritanya berbeda setelah kita mengetahuinya," kata Tgk Bukhari dalam program Laporan Langsung di Youtube Serambi On TV, yang dibawakan oleh Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, Selasa (24/5/2022) sore.

Sebelumnya, informasi menyebutkan bahwa satu keluarga asal Panton Labu, Aceh Utara nekat melakukan perjalanan laut dengan menggunakan boat nelayan tujuan Malaysia secara ilegal.

Baca juga: BREAKING NEWS – Satu Keluarga Asal Aceh Terdampar di Malaysia, Naik Boat Nelayan dari Panton Labu

Satu keluarga tersebut berjumlah 5 orang, terdiri dari seorang wanita tua, dua anak, seorang menantu laki-laki, dan seorang bayi yang masih berusia 22 bulan.

Tgk Bukhari mengatakan bahwa, memang benar mereka adalah satu keluarga namun mereka tidak terdampar di Malaysia.

Ia mengatakan, narasi yang menyebutkan satu keluarga asal Aceh tedampar di Malaysia berasal dari seorang sumber yang menafsirkan foto-foto.

“Sumber itu mendapatkan cerita dari seorang lainnya yang tidak bertemu langsung dengan satu keluarga tersebut,” kata Tgk Bukhari.

Ia pun kemudian meluruskan cerita yang salah tersebut.

Baca juga: Wanita Aceh Diduga Jadi Korban Human Trafficking di Malaysia, SUBA Bantu Kepulangan

Tgk Bukhari menyebut, seorang wanita tua yang merupakan ibu dari dua anak tersebut telah lama bekerja di Malaysia.

“Ibunya ini sekitar 12 tahun sudah ada di Malaysia (bekerja),” jelas Tgk Bukhari.

Kemudian, seorang menantu laki-laki dan wanita yang memiliki anak bayi berusia 22 bulan ini sudah 2,5 bulan berada di Malaysia.

Sementara seorang wanita lainnya yang merupakan anak dari ibu tersebut sudah bekerja di sebuah restoran di kawasan Subang Jaya selama tiga tahun lebih.

Berdasarkan cerita langsung, Tgk Bukhari mengatakan bahwa pasangan suami istri yang memiliki anak bayi berusia 22 bulan ini telah bekerja dengan warga setempat keturunan India di Kelana Jaya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved