Breaking News

Berita Kutaraja

Ini 5 Balon Ketua Kadin Aceh, dari Pengusaha Logistik, Anak Muda hingga Politisi, Catat Visi Misinya

Tercata, ada lima pengusaha dengan berbagai latar belakang maju sebagai bakal calon Ketua Kadin Aceh periode 2022-2027.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
CEO Trans Continent, Ismail Rasyid resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum (balon ketum) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh periode 2022-2027, Selasa (17/5/ 2022). 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pendaftaran bakal calon ketua umum Kadin Aceh periode 2022-2027, resmi ditutup pada Selasa (24/5/2022) kemarin.

Tercata, ada lima pengusaha dengan berbagai latar belakang maju sebagai bakal calon Ketua Kadin Aceh periode 2022-2027.

Seperti diketahui, hingga batas penutupan pendaftaran pada Selasa (24/5/2022) kemarin, Panitia SC Musprov sudah menerima berkas dari kelima calon tersebut.

Dari lima calon yang mendaftar, Rizky satu-satunya yang sudah menyetor kewajiban iuran Rp 500 juta.

Lima pengusaha yang sudah mendaftar yaitu Ismail Rasyid, CEO Transcontinent yang bergerak di bidang multi transport dan logistik.

Kemudian, Rizky Syahputra, Ketua HIPMI Aceh periode 2018-2021, sekaligus pengusaha muda Aceh.

Baca juga: Balon Pertama Setor Iuran Rp 500 Juta, Rizky Syahputra Isyaratkan Serius Bersaing di Musprov Kadin

Lalu ada Iskandar Ali, Ketua DPRK sekaligus Kedua Kadin Aceh Besar.

Selanjutnya, Ibnu Sina, pengusaha senior, dan terakhir Muhammad Ikbal Piyeung yang saat ini menjabat Plt Ketua Kadin Aceh.

Ismail Rasyid menjadi balon yang pertama kali mengembalikan berkas pada Kamis (19/5/2022).

Sedangkan Iskandar Ali menjadi yang terakhir pada Selasa kemarin, tepat saat detik-detik penutupan.

Sementara Rizky, menjadi balon yang menyertakan bukti tranfer uang Rp 500 juta ke rekening Kadin Aceh, sebagai kewajiban calon.

Ketua Panitia SC Musprov Kadin Aceh, M Yusuf dalam konferensi pers, Selasa kemarin, menyampaikan, batas pendaftaraan dan pengembalian formulir bagi bakal calon Ketua Kadin Aceh sudah ditutup pada Selasa siang kemarin.

Baca juga: VIDEO Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali Maju Jadi Calon Ketua Kadin Aceh, Ingin Bangkitkan UMKM

Selama hampir dua pekan dibuka, pihaknya sudah menerima formuliar dan berkas dari lima calon.

Lanjut M Yusuf, pihaknya akan segera melakukan rapat verifikasi untuk para calon yang mendaftar.

Jika memenuhi syarat, maka bakal calon itu akan ditetapkan sebagai calon ketua umum Kadin Aceh yang akan bersaing dalam Musprov mendatang.

Yusuf menjelaskan, dari lima calon, baru satu calon yang sudah menyetor dana kewajiban sebesar Rp 500 juta, ke rekening Kadin Aceh, yaitu Rizky.

Namun untuk empat calon lain masih diberi waktu melengkapi syarat setoran tersebut hingga selesai rapat verifikasi.

Katanya, setelah rapat verfikasi nanti, calon yang dinyatakan lolos diberi waktu beberapa hari untuk memenuhi kewajibannya melakukan setoran iuran. Jika tidak menyetor maka dinyatakan gugur.

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali Maju Jadi Ketua Kadin Aceh, Ingin Bangkitkan UMKM

Awalnya, berdasarkan surat pengumuman syarat pendaftaran yang dikeluarkan Kadin Aceh dengan bertanda tangan Ketua SC, M Yusuf, dan Pjs Ketua Kadin Aceh, M Ikbal, setoran harus diserahkan saat pengembalian berkas.

Namun dalam konferensi pers kemarin, M Yusuf menyampaikan setoran masih bisa dilakukan setelah pengumuman verifikasi.

Kelima calon itu membawa misi yang berbeda-beda untuk maju sebagai ketua kadin Aceh.

Ismail Rasyid misalnya, ia ingin mengarahkan dunia usaha di Aceh ke arah industrilisasi dan aman investasi.

Rizky Syahputra dengan jejaringnya yang kuat di nasional, ingin membawa investasi ke aceh.

Saat ini, ia pun mengakui telah membawa beberapa investor ke Aceh.

Baca juga: Lima Pengusaha Mendaftar Calon Ketua Kadin Aceh, Satu Orang Sudah Setor Rp 500 Juta

Selanjutnya, ada Iskandar Ali yang ingin fokus mengembangkan UMKM, sebagai potensi terbesar di Aceh.

Lalu Muhammad Ikbal Piyeung dan Ibnu Sina yang ingin membangun dunia usaha di Aceh ke arah yang lebih baik.

Jadwal Musprov bergeser

Sementara itu, Musprov Kadin Aceh yang awalnya diagendakan pada 1-3 Juni di Banda Aceh, bergeser menjadi 17-19 Juni 2022.

Pergeseran jadwal itu dilakukan oleh Kadin Aceh, menindaklanjuti surat arahan dari Kadin Indonesia kepada Kadin Aceh.

Ketua Pelaksana Musprov Kadin Aceh, Muhamamad Mada mengakui, ada perubahan jadwal karena menindaklanjut surat Kadin Indonesia.

Baca juga: Jafaruddin dan Cek Mada Saling ‘Serang’ Jadwal Musprov Kadin Aceh Diundur

Hal itu untuk menyesuaikan dengan jadwal Ketua Kadin Indonesia, Arsyad Rasyid yang diagendakan hadir ke Aceh.

Dalam surat Kadin Aceh ke kadin daerah juga disebutkan, jika jumlah peserta dan peninjau di luar peserta penuh, akan diberikan kembali setelah keluar izin kepolisian.(*)
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved