Breaking News:

Mahasiswa Laporkan Oknum Dosen ke Polres Tapanuli Utara, Ngaku Diajak Tidur Bersama hingga Disodomi

Dosen berinisial NTL ( 33 ) kini dilaporkan mahasiswanya ke Polres Tapanuli Utara lantaran diduga melakukan pencabulan atau menyodominya.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Kasus pelecehan seksual menimpa seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Mahasiswa berinisal KS ini mengaku dicabuli dan di sodomi oleh seorang oknum dosen.

Oknum dosen itu berinisial NTL ( 33 ) mengajar di Institute Agama Kristen Negeri Tarutung (IAKN) di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Dosen berinisial NTL ( 33 ) kini dilaporkan mahasiswanya ke Polres Tapanuli Utara lantaran diduga melakukan pencabulan atau menyodominya.

Kasi Humas Polres Taput Aiptu W. Baringbing mengatakan pihaknya sudah menerima laporan mahasiswa tersebut sejak Rabu ( 25/5/2022 ) lalu.

Kepada polisi, KS menjelaskan peristiwa dugaan cabul dalam bentuk Sodomi terjadi Rabu 28 April 2022 lalu sekira pukul 22.00 wib.

Peristiwa sodomi itu terjadi di rumah dosennya sendiri di Silangkitang, Kecamatan Sipoholon.

Korban menerangkan, selama ini dia ngekos di rumah NTL karena dirinya warga luar daerah Taput.

Baca juga: Berdalih Urut Badan, Seorang Pria Lansia Asal Kaltim Sodomi Warga Aceh Tenggara

Baca juga: Diduga Sodomi Anak Lelaki di Bawah Umur, Pria Asal Sabang Ditangkap di Langsa

Saat kejadian, KS mengaku pelaku NTL mengajak dirinya tidur bareng.

Korban diajak tidur bersama pelaku lantaran malam itu disebut malam terakhir dosen tersebut tinggal di situ dan akan berangkat ke Tebingtinggi 

Saat itulah NTL berbuat cabul terhadap KS.

lantaran malam itu disebut malam terakhir dosen tersebut tinggal di situ dan akan berangkat ke Tebingtinggi 

"Malam ini kita tidur sama ya, karena aku satu minggu ini pulang ke Tebing. Hanya malam ini lah terakhir kita tidur sama," kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu W. Baringbing menirukan penjelasan korban, Selasa (31/5/2022).

Ajakan pelaku pun awalnya ditolak oleh korban, namun pelaku terus membujuk dan merayu. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved