Berita Regional
Kisah Kelam Gadis Belia, Kabur dari Rumah Gegara Sering Dipukul Kakak Malah 'Dijual' Pacar ke Om-om
Sudah pedih menjadi sasaran kekerasan kakaknya hampir setiap hari di rumah, malah kemudian ‘dijual’ pria yang dianggapnya pacar ke om-om nakal.
Ia menjelaskan, awal perjumpaannya dengan B saat dirinya kabur dari rumah pada awal Mei 2022 lalu, akibat sering dipukuli oleh sang kakak.
"Ketemu di rumah teman, langsung diajak pacaran. Karena baru putus, jadi saya mau," ungkapnya polos.
Parahnya, empat hari menjalin hubungan, B langsung meminta remaja putri ini melayaninya layaknya suami sendiri.
"Katanya mau nikahin, aku jadi aku mau (menjalin hubungan layaknya suami istri)," bebernya.
Baca juga: Polres Pidie Limpahkan Kasus Prostitusi Anak ke Jaksa, Satu Pria Hidung Belang Masih Diburu
Namun seperti ‘habis manis sepah dibuang’, B justru secara diam-diam menjual gadis muda itu melalui aplikasi berbasis online.
"Waktu itu, saya di kos-kosan teman, Tau-tau pacar saya bawa om-om," terangnya.
"Katanya temani di kamar. Saya enggak mau, tapi diancam bakal dipukul. Jadi terpaksa mau," ungkapnya.
Selama hampir 1 bulan, dirinya mengaku telah dipaksa melayani 10 pria hidung belang.
"Saya mau kabur. Tapi selalu diancam bakal dibunuh. Karena dia (B) bawa pisau," ungkapnya.
Hingga akhirnya, pada Jumat (3/6/2022) malam, datang seorang tamu berusia paruh baya yang justru tidak tega memakai jasa sang gadis, dan malah menawarinya sebuah pekerjaan halal.
Baca juga: VIDEO Polres Pidie Bongkar Prostitusi Anak di Bawah Umur, Mucikari dan Dua Pelanggan Ditangkap
"Saya bilang mau (kerja halal) tapi pacar saya malah nendang (mata) dan mukul saya," kisahnya.
Ia juga menyebutkan, sekali melayani pria hidung belang, akan mendapatkan bayaran sebesar Rp 400-600 ribu.
"Tapi dari awal, semua uangnya diambil dia (B) buat beli sabu," paparnya.
Karena tidak berhasil kabur, pada pukul 04.00 dini hari, datanglah beberapa pria yang sudah mem-boking-nya melalui aplikasi berbasis online.
"Tapi pas sampai, om-nya malah narik saya dan membawa saya ke kantor polisi (Polsek Sungai Pinang). Pacar saya kabur karena yang bawa saya mengaku polisi," terangnya.
Baca juga: Terbongkar Praktik Prostitusi Anak di Hotel Kawasan Cengkareng, Polisi Amankan Sejumlah ABG
Hingga saat ini, remaja putri itu telah didamping oleh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kalimantan Timur.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul “Cerita Gadis Belia Batal Layani Om-om, Pelangganya Tak Tega Menyetubuhinya”