Info Haji 2022

Jelang Pelaksanaan Ibadah Haji, Jamaah di Madinah Diberangkatkan ke Makkah, Ambil Miqat di Bir Ali

Jamaah diberangkatkan dari Madinah ke Makkah setelah mereka menyelesaikan proses Arbain, yaitu shalat berjamaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 waktu. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Suasana keberangkatan jamaah haji tahun 2018ke Arab Saudi melalui bandara SIM 

Jelang Pelaksanaan Ibadah Haji, Jamaah di Madinah Diberangkatkan ke Makkah, Ambil Miqat di Bir Ali

SERAMBINEWS.COM, MADINAH – Sejumlah jamaah haji Indonesia yang berada di Madinah akan diberangkatkan menuju Makkah untuk memulai pelaksanaan ibadah haji 2022.

Pemberangkatan jamaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah akan berlangsung mulai Minggu, 12 Juni 2022. 

Jamaah diberangkatkan dari Madinah ke Makkah setelah mereka menyelesaikan proses Arbain, yaitu shalat berjamaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 waktu. 

Pergerakan jamaah dari Madinah ke Makkah ini akan ditandai dengan keberangkatan dua kloter, yakni kloter pertama embarkasi Solo (SOC 1) dan Jakarta - Pondok Gede (JKG 1).

Kasie Sektor Bir Ali Aruji Maswatu menjelaskan, dua kloter tersebut akan diberangkatkan dari hotel masing-masing pada pukul 16.00 waktu Arab Saudi setelah shalat Ashar di Masjid Nabawi.

"Arbain terakhirnya Ashar. Setelah itu, jamaah haji akan naik bus menuju Bir Ali," kata Aruji di Madinah,, dikutip dalam siaran pers Kemenag, Sabtu (11/6/2022).

Baca juga: CJH Aceh Sudah Bisa Tes PCR Gratis di Kab/Kota Masing-masing, 14 Juni Masuk Asrama Haji

Baca juga: Jamaah Haji Malaysia dan Indonesia Tiba di Madinah, Langsung Dapat Manfaatkan Inisiatif Rute Mekkah

Ia mengatakan, jamaah haji itu nantinya akan singgah di Bir Ali untuk mengambil miqat pelaksanaan umrah wajib.

Untuk diketahui, Miqat merupakan batas atau tempat dimulainya para jamaah umrah atau haji untuk berihram sekaligus memulai niat.

Khusus bagi jamaah yang datang dari Madinah, mereka mengambil miqat di Bir Ali.

“Tempat ini terletak 11 kilometer dari Masjid Nabawi. Tepatnya sebelah barat Lembah Aqiq. Di sana, ada sebuah masjid berdiri, namanya Masjid Bir Ali,” terangnya.

Sampai di Bir Ali, jamaah akan turun sesuai urutan busnya.

Nantinya mereka akan diarahkan ke pintu-pintu khusus bagi jamaah perempuan dan laki-laki untuk berwudhu.

Mereka diimbau melaksanakan salat sunah dua rakaat, baik salat tahyatul masjid maupun salat sunah umrah.

Baca juga: Menitipkan Doa kepada Jamaah Haji, Bolehkah? Simak Penjelasan Tgk Burhanuddin

“Para petugas di Bir Ali siap mengarahkan para jamaah haji ini hingga ke masjid, baik jamaah perempuan dan laki-laki akan dipisahkan,” jelasnya.

"Sebelum meninggalkan masjid, jamaah niat umrah wajib, lalu petugas mengarahkan mereka ke bus lewat pintu masuk yang sama. Jadi, pintu masuk dan keluar sama," kata Aruji.

Sebelumnya, para petugas akan memastikan seluruh jamaah telah berniat umrah dan berihram.

Petugas juga akan mengingatkan mereka untuk tidak melanggar larangan ihram, misalnya memakai pakaian berjahit dan lainnya.

Baca juga: Termasuk Emas & Perak, Ini Jenis Barang Dilarang Bawa oleh Jamaah Haji, Ini Sanksinya Jika Kedapatan

Aruji manambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima langkah dalam pelayanan jamaah haji di Bir Ali, yaitu:

1. Pastikan seluruh jamaah tiba di Bir Ali.

Sebab, pada musim haji sebelumnya, pernah ada jamaah yang tidak singgah di Bir Ali, sehingga harus memutar lagi.

"Dulu pernah ada lewat karena sopir tidak tahu, antisipasi kami punya kontak ketua kloter," ujarnya.

2. Pastikan jamaah sudah pakai ihram dari hotel.

Ini juga menjadi tugas para petugas akomodasi per sektor untuk memastikan jamaah sudah memakai ihram

3. Pastikan seluruh jamaah tidak melanggar larangan ihram.

Para petugas nantinya akan selalu menanyakan ke setiap jamaah.

Seperti tidak pakai wangi-wangian hingga memakai peci atau penutup kepala bagi jamaah laki-laki 

4. Pastikan jamaah sudah berniat umrah, kalau sampai tidak niat walaupun dia umrah, maka tidak sah

5. Pastikan seluruh jamaah diberangkatkan ke Makkah, tidak ada yang tertinggal

Di Sektor Bir Ali, lanjut Aruji, ada 15 personil yang bertugas, tiga di antaranya adalah perempuan.

Merek, kata dia, akan bekerja melayani jamaah dari pukul 07.00 pagi sampai 16.00 waktu Arab Saudi.

"Rencananya ada 5-6 kloter per hari, tetapi untuk yang awal hanya dua kloter pada tanggal 12 Juni itu," tutup Aruji. (ar)

INFO HAJI 2022

IKUTI DAN BACA BERITA SERAMBINEWS.COM DI GOOGLE NEWS 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved