Kamis, 7 Mei 2026

Opini

KKN, Kasim Arifin Reborn?

KKN yang turut dikolaborasikan bersama tiga kampus negeri lainnya di Aceh yakni Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Universitas Malikussaleh

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr MUHAMMAD YASAR STP MSc,  Dosen Tetap Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala 

Oleh Dr MUHAMMAD YASAR STP MSc,  Dosen Tetap Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala

TEPAT tanggal 5 Juni 2022 yang lalu, Universitas Syiah Kuala (USK) melepas 3.690 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga Kabupaten, yakni: Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Besar.

KKN yang turut dikolaborasikan bersama tiga kampus negeri lainnya di Aceh yakni Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, dan Universitas Samudera (Unsam) Langsa ini diklaim USK sebagai penyelenggaraan KKN terakbar sepanjang sejarah di Aceh.

Tentu pengerahan mahasiswa secara besar-besaran ini mengundang perhatian sekaligus pengharapan bagi daerah sasaran kegiatan secara khusus dan bagi Aceh secara umum.

Yang menjadi kor utama adalah green economy dan pencegahan stunting.

Dua isu ini dianggap sangat relevan dengan kondisi Aceh yang masih menyandang gelar juara bertahan sebagai provinsi termiskin di Sumatera versi BPS.

Pengerahan ribuan kaum intelektual kampus ke daerah selama satu bulan penuh ini dapat dipastikan akan mendatangkan benefit bagi daerah sasaran.

Selemahlemahnya manfaat, akan terjadi perputaran ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Bayangkan berapa anggaran yang akan dihabiskan peserta selama kegiatan baik untuk kebutuhan pribadi maupun kebutuhan program.

Baca juga: 3.698 Mahasiswa dari Empat Universitas Mengabdi di Tiga Wilayah, Semangat Lahirkan Kasim Arifin Baru

Baca juga: Di Balik Kesuksesan Film KKN di Desa Penari, Ternyata Pemeran Hantu Hanya Dibayar Rp 75 Ribu

Namun ekspektasi idealnya tentu bukan sekedar mendatangkan income yang bersifat temporer, melainkan menghadirkan impact perubahan dan impuls kemajuan di tengah- tengah masyarakat seperti hakikat dasar program KKN itu sendiri.

KKN merupakan singkatan dari Kuliah Kerja Nyata.

Singkatan ini sempat dikotori oleh istilah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang kebetulan juga menggunakan abreviasi yang sama.

Sebagai salah satu program intrakurikuler di kampus, KKN biasanya dilaksanakan menjelang mahasiswa menulis tugas akhir (skripsi).

Artinya, secara kurikulum semua materi perkuliahan telah selesai diajarkan.

Dan program ini menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk bisa meraih gelar sarjana.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved