Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

5 Penyebab Turunnya Kesehatan Jantung, Salahsatunya karena Kurang Gerak

Jika jantung tidak dijaga kesehatannya, dikhawatirkan organ tubuh tidak mendapat aliran darah yang cukup dan bisa berakibat fatal. 

Editor: Nur Nihayati
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Jika jantung tidak dijaga kesehatannya, dikhawatirkan organ tubuh tidak mendapat aliran darah yang cukup dan bisa berakibat fatal.  

SERAMBINEWS.COM - Penyakit jantung bisa menyerang secara mendadak.

Banyak yang mengira, kebiasaan merokok merupakan satu-satunya pemicu terjadinya penyakit jantung

Ternyata, dari hasil penelitian, ada lima gaya hidup yang bisa menurunkan kesehatan jantung seseorang.

Jantung merupakan organ tubuh yang memiliki peran vital dalam kehidupan seseorang. Maka dari itu, kesehatan jantung harus dijaga. 

Jika jantung tidak dijaga kesehatannya, dikhawatirkan organ tubuh tidak mendapat aliran darah yang cukup dan bisa berakibat fatal. 

Ada sejumlah faktor yang mengakibatkan kesehatan jantung menurun, diantaranya hipertensi, diabetes, faktor keturunan, usia lanjut, dan kadar kolesterol yang tinggi. 

Meski begitu, ternyata faktor kebiasaan atau gaya hidup juga berkontribusi pada penurunan kesehatan jantung seseorang. 

Tanpa disadari perilaku yang berakibat pada naiknya tekanan darah maupun pola makan tidak sehat bisa menimbulkan risiko penyakit jantung di masa depan. 

Kebiasaan yang patut dihindari agar jantung sehat  Terdapat sejumlah gaya hidup yang memengaruhi kesehatan jantung.

Meski gaya hidup ini sudah menjadi kebiasaan, ada baiknya segera dihentikan agar jantung tetap sehat. 

1. Tidak melakukan aktivitas fisik 

Sedari kecil kita sudah diajari oleh orang tua dan guru di sekolah untuk banyak beraktivitas dan berolahraga agar tubuh tetap bugar. 

Walau terdengar sepele, jika hal ini terus dilakukan ternyata bisa menjaga jantung tetap sehat, lho.  Sayangnya, semakin bertambahnya usia semakin banyak pula orang yang malas bergerak dan memilih diam di dalam rumah. 

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka malas bergerak, seperti tidak menemukan model latihan yang tepat hingga sibuk bekerja. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved