Breaking News:

Nasib Pilu Pengusaha di Medan Nikahi Janda, Dinafkahi Rp 65 Juta Sebulan, Istrinya Malah Kawin Lagi

Pengusaha bernama Sabar Menanti Sitompul, merasa ditipu janda anak dua bernama Santi Rahmadani Lumbantoruan alias Dhani Edward.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Seorang pengusaha asal Medan ditipu janda anak dua bernama Santi Rahmadani Boru Lumbantoruan 

SERAMBINEWS.COM - Nasib malang menimpa seorang pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, usai menikahi seorang wanita janda.

Duda dua anak itu ditipu dan diselingkuhi istrinya meski sudah dinafkahi Rp 65 juta sebulan.

Pengusaha bernama Sabar Menanti Sitompul, merasa ditipu janda anak dua bernama Santi Rahmadani Lumbantoruan alias Dhani Edward.

Niat hati ingin membangun rumah tangga, Sabar Menanti Sitompul justru mengaku rugi puluhan juta.

Pasalnya, setelah menikahi janda anak dua itu, sang istri kawin lagi dengan berondongnya bernama Iwan Setiadi, warga Bogor, Jawa Barat.

Dalam persidangan yang digelar di PN Medan terungkap, bahwa Sabar Menanti Sitompul, yang merupakan seorang kontraktor ini mengaku tidak tahu, bahwa Boru Lumbantoruan adalah janda anak dua.

Mereka menikah tahun 2006. Sabar Menanti Sitompul disebut merupakan seorang duda, yang juga sudah punya anak.

Setelah menikah dengan Boru Lumbantoruan, biduk rumah tangganya mulai bermasalah, meski sempat memiliki satu anak dari si Boru Lumbantoruan.

Disebutkan dalam persidangan, bahwa Boru Lumbantoruan jarang pulang, padahal sudah dibiayai tiap bulan Rp 65 juta. 

Sang istri sering tidak pulang, padahal tiap bulan dibiayai Rp 65 juta.

"Dia bermain dengan laki-laki lain," kata Sabar Menanti Sitompul, Rabu (16/6/2022).

Menurut Sabar, setelah dirinya tahu bahwa sang istri mulai 'main gila' dengan laki-laki lain, pengusaha asal Medan ini berusaha menasihati sang istri.

Namun, sang istri sering marah-marah, bahkan disebut berusaha melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Sabar Menanti Sitompul. 

"Tahun 2015 dia menikah dengan Iwan di Bojong Gede, dia menjadi mualaf. Kadang berminggu-minggu enggak pulang ke rumah. Kalau dinasihati, dia marah-marah," kata Sabar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved