Berita Aceh Besar

Total Sudah 5.696 Ekor Ternak di Aceh Besar Terjangkit PMK

Kebanyakan dari kasus PMK yang ditemukan di Aceh Besar, umumnya bergejala ringan. Tingkat kematian hewan ternak akibat PMK juga relatif rendah.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS/INDRA WIJAYA
Sejumlah hewan ternak berupa sapi dijual di pasar hewan Gampong Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (2/7/2022). 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO  - Total sebanyak 5.696 ekor hewan ternak di Aceh Besar terjangkit virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Senin (4/7/2022).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Besar, Firdaus mengatakan, jumlah tersebut hasil laporan dari para peternak di Aceh kepada petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Besar.

"Total sudah 5.696 ternak di Aceh Besar terjangkit PMK. Jumlah tersebut hasil laporan para peternak kepada petugas kesehatan kita di lapangan," kata Firdaus kepada Serambinews.com.

Ia mengatakan, dari total jumlah tersebut, sudah 2.195 ekor atau sekitar 39 persen dinyatakan sembuh.

Kebanyakan dari kasus PMK yang ditemukan di Aceh Besar, umumnya ialah gejala ringan. Tingkat kematian hewan ternak akibat virus PMK tersebut pun relatif rendah.

"Tingkat kematian hewan ternak itu secara persentase 0,316 persen, atau baru 21 ekor ternak yang mati akibat virus PMK itu," ungkapnya.

Kata Firdaus, secara garis besar kebanyakan gejala yang timbul itu merupakan gejala ringan seperti lesu, tidak nafsu makan dan kaki hewan tersebut sakit.

"Saat ini virus PMK ini dapat disembuhkan apabila cepat ditangani. Karena angka penyembuhan PMK ini tinggi. Saat ini saja angka kesembuhannya sudah 40 persen. Dan kita optimis bisa menyentuh angka 50 persen," pungkasnya.(*)

Baca juga: Kasus Baru PMK di Lhokseumawe, Ada Sapi Berulang Kali Terjangkit PMK

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved