Internasional

Simposium Haji Agung Tegaskan Fatwa Menjadi Dasar Masalah Agama dan Kesadaran Akan Ibadah Haji

Simposium Haji Agung ke-46 yang dilaksanakan di Mekkah, Arab Saudi menyatakan Fatwa sudah menjadi prinsip-prinsip Islam yang asli.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Seorang ulama berbicara di Simposium Haji Agung ke-46 di Mekkah, Arab Saudi. 

Termasuk obat-obatan, vaksin Covid-19 dan program tindak lanjut kesehatan pribadi.

Ahmed mengatakan layanan yang diberikan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan jamaah haji mereka bebas dari penyakit menular.

Dia juga memuji kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi kepada para jamaah selama beberapa dekade.

Baca juga: Jamaah Haji Luar Negeri Terus Berdatangan ke Madinah, 369.000 Orang Sudah Tiba

Bahkan, sudah ada perkembangan luar biasa yang dicapai dalam sistem haji dan umrah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Abdulfattah Mashat menyoroti inisiatif digital kementerian ArabSaudi yang berkontribusi pada penerbitan lebih dari 2 juta e-visa melalui portal yang mencakup semua otoritas terkait.

Dia juga berbicara tentang layanan transportasi bagasi yang memungkinkan jamaah haji fokus pada tugas-tugas ritual mereka.

Dia mengatakan para jamaah telah menerima pedoman kesadaran haji multibahasa sebelum dan setelah kedatangan mereka di Kerajaan.

Mashat menambahkan, keberhasilan sistem haji dan umrah tidak terlepas dari strategi yang diturunkan dari Program Kebaktian Tamu Allah salah satu program Saudi Vision 2030.

“Seorang jamaah haji dapat secara elektronik memesan semua janji dan layanan, membatasi praktik negatif seperti terinjak-injak," ujarnya.

Baca juga: Arab Saudi Perkuat Sistem Haji Pintar, Didukung Teknologi Paling Canggih

Selain itu juga dapat menjamin arus pergerakan, kelancaran lalu lintas, dan kemudahan pengelompokan jamaah haji dari satu tempat ke tempat lain, tambahnya.

Dr. Ali Arbash, Kepala Urusan Agama Turki, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi atas upayanya menyediakan lingkungan yang bersih untuk melindungi jamaah haji.

Arbash juga meninjau partisipasi negaranya dalam Inisiatif Haji Hijau untuk meningkatkan kesadaran di kalangan jamaah tentang pengurangan sampah di tempat-tempat suci.

Asisten Menteri Kesehatan Saudi Dr.Mohammed Al-Abd Al-Aly menggarisbawahi upaya untuk memberikan layanan kesehatan terbaik kepada jamaah haji.

Dia mengatakan layanan ini, yang disediakan melalui teknologi terbaru, ditindaklanjuti dengan cermat oleh kepemimpinan Arab Saudi.

Layanan tersebut meliputi 23 rumah sakit, 147 puskesmas, dan 16 posyandu di Jembatan Jamarat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved