Breaking News:

Internasional

Cita Rasa KTT G20 di Bali Akan Berbeda dengan KTT G7 dan NATO di Eropa Tentang Perang Ukraina

KTT G20 di Bali akan dibayangi perbedaan besar dengan KTT G7 dan NATO yang didominasi Uni Eropa.

Editor: M Nur Pakar
Serambi on TV
Jokowi Undang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke G20 

SERAMBINEWS.COM, BRUSSELS - KTT G20 di Bali akan dibayangi perbedaan besar dengan KTT G7 dan NATO yang didominasi Uni Eropa.

China dan banyak peserta lainnya, termasuk India, Afrika Selatan, dan Brasil, telah menolak menandatangani penentangan penuh AS dan Eropa terhadap invasi Rusia.

Beberapa pihak menolak mentah-mentah permohonan Barat untuk ikut mengutuk konflik tersebut.

Yang dilihat oleh AS dan sekutunya sebagai serangan terhadap tatanan berbasis aturan internasional yang telah berlaku sejak akhir Perang Dunia II.

Dengan demikian, mungkin ada kesulitan dalam mencapai konsensus G20 tentang upaya untuk mengurangi dampak pangan dan energi dari konflik Ukraina, seperti dilansir AP, Rabu (6/7/2022).

Terutama dengan China dan Rusia di dalam ruangan.

Tetapi, tidak akan menghentikan AS untuk mencoba, menurut pejabat Amerika.

Baca juga: Indonesia Dorong Anggota G20 untuk Memastikan Tidak Ada Negara Tertinggal

Mereka ingin melihat G20 menempatkan bobotnya di belakang inisiatif yang didukung PBB untuk membebaskan 20 juta ton biji-bijian Ukraina untuk ekspor ke Timur Tengah, Afrika dan Asia.

"Kami ingin G20 meminta pertanggungjawaban Rusia dan bersikeras mereka mendukung inisiatif ini," kata Ramin Toloui, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Ekonomi dan Bisnis.

Sedangkan sejumlah negara lainnya, termasuk tuan rumah G20 Indonesia, mendorong Rusia untuk mengurangi blokade di Laut Hitam.

Sehingga, akan memungkinkan biji-bijian memasuki pasar global.

Tetapi, mereka tetap waspada terhadap permusuhan Moskow dan teman-temannya di Beijing.

Dan perbedaan itu telah menyiapkan panggung untuk pertemuan yang berpotensi menimbulkan perdebatan menjelang KTT G20 Bali November 2022.

Baca juga: Sukseskan Presidensi G20, Berikut Bukti Dukungan dari Sektor Pangan dan Agribisnis Indonesia

Di tengah pertanyaan tentang apakah Presiden RusiaVladimir Putin akan hadir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved