Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026

Salam

Tugas Berat Menanti Achmad Marzuki

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dijadwalkan melantik Mayjen TNI Achmad Marzuki sebagai Penjabat Gubernur Aceh pada Rabu 6 Juli 2022

Tayang:
Editor: bakri
IST
Achmad Marzuki, Pj Gubernur Aceh 

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dijadwalkan melantik Mayjen TNI Achmad Marzuki sebagai Penjabat Gubernur Aceh pada Rabu 6 Juli 2022 dalam sidang paripurna DPRA di Banda Aceh.

Pelantikan yang dilangsungkan di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh ini sebagai bagian dari kekhususan Aceh.

Sedangkan gubernur-gubernur atau Pj-pj daerah lain dilantik di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Sebelumnya, Pj Gubernur Aceh diagendakan dilantik di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3, Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa 5 Juli 2022 pukul 16.00 Wib.

Namun, pada Senin (4/7/2022) menjelang tengah malam, Wakil Ketua DPRA, Safaruddin, menerima Surat Nomor 121/3808/SJ yang ditandatangani Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro, ditujukan ke Ketua DPRA, tentang perubahan tempat dan waktu pelantikan Pj Gubernur Aceh.

Safaruddin tidak terkejut atas datangnya surat itu.

Sebab, perubahan tersebut, justru terjadi atas permintaan dan koordinasi DPRA dengan Kemendagri.

"Kita minta agar pelantikan Pj Gubernur Aceh dilaksanakan dalam rapat paripurna di DPRA karena ini bagian dari kekhususan Aceh," kata Safaruddin.

Mayjen TNI Achmad Marzuki yang sehari sebelumnya dilantik sebagai Staf Ahli Kemendagri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa, akan dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh menggantikan Ir H Nova Iriansyah MT yang masa jabatannya sudah berakhir kemarin (Selasa, 5/7/2022).

Baca juga: Haji Uma: Penunjukan Achmad Marzuki Sebagai Pj Gubernur Aceh Sudah Tepat

Baca juga: Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Harta Kekayaan Mayjen Achmad Marzuki Capai Rp 5,1 M, Ini Profilnya

Jenderal bintang dua itu bukan orang baru di Aceh.

Pada periode 2020 hingga 2021, Achmad Marzuki menjabat sebagai Panglima Kodam Iskandar Muda.

Pada tahun 2003, Achmad Marzuki juga pernah bertugas di Aceh.

Dan, tiga minggu sebelum gempa dahsyat dan tsunami melanda Aceh, Achmad Marzuki mendapat tugas ke Papua.

Karenanya, ia sudah faham banyak hal tentang Aceh, termasuk iklim perpolitikan.

Mayjen Achmad Marzuki adalah satu dari tiga nama calon PJ Gubernur Aceh yang diusul DPRA pada 20 Juni 2022.

Dua nama lainnya yang diusul sepaket dengan Achmad Marzuki adalah Indra Iskandar yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) serta Safrizal ZA yang saat ini mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayah di Kementerian Dalam Negeri (Adwil Kemendagri).

Selama ini, antara Gubernur dengan DPRA –sebagaimana diakui Nova Iriansyah– acap terjadi gesekan sehingga sangat mengganggu kinerja masing.

Justru Achmad Marzuki sangat memahami arti kekompakan.

Pada acara perpisahaan sebagai Pangdam IM pada 1 Desember 2021, pesan utama Achmad Marzuki adalah mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga silaturrahmi dan kekompakan.

“Di kabupaten/kota juga harus demikian, harus kompak dan terus jaga silaturrahmi.

Dengan koordinasi yang baik antara kita, Insya Allah pembangunan Aceh akan bisa dilakukan lebih maksimal,” katanya.

Dalam pandangan Mayjen TNI Achamd Marzuki, Aceh memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi daerah yang maju dan sejahtera.

“Saya yakin, suatu saat nanti, Aceh akan kembali berjaya seperti masa lalu.

” Kini Achmad Marzuki kembali ke Aceh menjadi orang nomor satu di pemerintahan.

Dan, banyak masyarakat menggantungkan harapan besar kepadanya.

Jika para elit politik menginginkan pemilu di Aceh bisa dilangsungkan secara lancar dan damai, maka rakyat Aceh menginginkan peningkatan kesejahteraan.

Angka kemiskinan yang masih tinggi di provinsi ini menjadi tugas penting bagi Achmad Marzuki.

Pemulihan ekonomi setelah kasus Covid-19 mereda, antara lain harus dilakukan dengan mempercepat realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang proyek-proyek dan program-programnya sudah dikontrakkan pekan lalu.

Dan, untuk mengeksekusi program-program harapan masyarakat, Pj Gubernur tentu harus dapat menjaga stabilitas politik, pemerintahan, dan keamanan di daerah ini.

Dan, kita percaya Mayjen TNI Achmad Marzuki sangat memahami itu.

Nah?!

Baca juga: Menanti Kiprah Terbaik Achmad Marzuki

Baca juga: 560 Polisi Jaga DPRA Untuk Amankan Pelantikan Pj Gubernur Achmad Marzuki

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved