Jumat, 10 April 2026

Internasional

Arab Saudi Tegaskan Ibadah Haji Tetap Berjalan Lancar, Tanpa Insiden Besar

Kerajaan Arab Saudi menegaskan ibadah haji tetap berjalan lancar yang dimulai pada Kamis (7/7/2022).

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Para jamaah haji melaksanakan Tawaf di depan Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi pada Kamis (7/7/2022). 

SERAMBINEWS.COM, MINA - Kerajaan Arab Saudi menegaskan ibadah haji tetap berjalan lancar yang dimulai pada Kamis (7/7/2022).

Dilaporkan, kesehatan jamaah haji memuaskan, sehingga dapat melakukan ibadah haji dengan aman di tempat-tempat suci selama Musim Haji 2022 ini.

Pada konferensi pers yang diadakan pada Kamis (7/7/20220 malam di Mina, juru bicara Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Haji dan Umrah, meyakinkan wartawan, haji berlangsung tanpa insiden besar.

Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly, juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan 25.000 petugas kesehatan memberikan layanan di Mekkah dan Madinah.

Dia menambahkan 23 rumah sakit dengan 4.654 tempat tidur juga tersedia untuk jamaah haji, seperti dilansir Arab News, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Kota Diriyah Simpan Sejarah 600 Tahun Sebagai Tempat Peristirahatan Jamaah Haji Sebelum ke Mekkah

Al-Abd Al-Aly mengatakan 1.080 tempat tidur ini dikhususkan untuk pasien perawatan intensif.

Kemudian, 238 tempat tidur untuk mereka yang menderita sengatan panas.

“Kami juga memiliki 175 ambulans canggih," tambahnya.

Dia mengatakan beberapa di antaranya dapat memberikan layanan perawatan lanjutan.

"Kami juga memiliki 147 pusat kesehatan dan 16 klinik darurat di Jembatan Jamarat, ”katanya.

Berbicara tentang persiapan jika kasus virus Corona muncul, dia mengatakan pandemi masih ada.

“Tetapi kami menjadi lebih kuat untuk menghadapinya," tegasnya.

Baca juga: Arab Saudi Siapkan Jalur Transportasi Jamaah Haji ke Tempat Suci Makin Aman dan Nyaman

"Status kesehatan jamaah memuaskan, dan tidak ada masalah kesehatan yang dilaporkan,” tambahnya.

Aparat waspada dan siap turun tangan jika ada kasus yang terdeteksi, katanya.

Lebih dari 53.000 jamaah haji telah mendapat manfaat dari layanan kesehatan Kerajaan, kata Al-Abd Al-Aly.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved