Idul Adha
Idul Adha 1443 H Tiba, Ini 10 Bahaya Jika Terlalu Banyak Makan Daging saat Hari Raya Kurban!
Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban, ketahuilah berikut 10 bahaya ini mengintai tubuh jika terlalu banyak makan daging.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Idul Adha 1443 H Tiba, Inilah 10 Bahaya Jika Terlalu Banyak Makan Daging saat Hari Raya Kurban!
SERAMBINEWS.COM - Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban, ketahuilah berikut 10 bahaya ini mengintai tubuh jika terlalu banyak makan daging.
Idul Adha ditandai dengan pembagian daging kurban bagi umat Muslim, namun ingat, ada bahaya jika terlalu banyak makan daging saat hari raya kurban.
Saat Idul Adha, setiap umat Muslim mendapat pembagian daging kurban, umumnya kita mendapatkan daging merah.
Daging merah merupakan istilah kuliner yang merujuk kepada daging yang berwarna kemerahan, umumnya adalah daging sapi, daging domba, daging kambing, dan daging kuda.
Daging kurban terutama daging merah ini bisa kita olah dengan beragam cara yang nikmat, lho!
Namun perlu diingat, tidak dianjurkan mengonsumsi daging secara berlebihan, pasalnya ada bahaya yang dapat mengintai tubuh.
Dilansir dari laman Boldsky pada Sabtu (9/7/2022), berikut ini 10 bahaya jika terlalu banyak makan daging.
Baca juga: Harga Daging Sapi Meugang, Harga Tulang Sapi dan Harga Hati Sapi di Aceh Tenggara
1. Daging Merah Tinggi Lemak Jenuh
Daging merah umumnya tinggi lemak jenuh dan dapat meningkatkan risiko tertular penyakit kardiovaskular.
2. Meningkatkan Kadar Kolesterol
Daging merah mengandung fragmen asetat dan bila dikonsumsi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Oleh karena itu, daging merah tidak baik untuk kesehatan.
3. Menyebabkan Kanker Usus Besar
Daging mengandung senyawa karsinogenik dan juga membutuhkan waktu lama untuk membersihkan saluran usus karena kandungan proteinnya yang kaya dan waktu pencernaan yang lebih lama.
Hal ini memungkinkan senyawa karsinogenik merusak dinding usus dan ini merupakan langkah awal menuju kanker usus besar.
Baca juga: DIBACA Besok, Ini Niat Mandi Wajib Sebelum Shalat Idul Adha, Begini Tata Caranya bagi Wanita & Pria
4. Daging Penyebab Obesitas
Daging merah memiliki kadar lemak, kalori, dan lemak jenuh yang lebih tinggi, dan ini menyebabkan penambahan berat badan dan peningkatan lemak perut.
5. Penyebab Diabetes
Daging merah meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 karena tingginya jumlah lemak jenuh yang dikandungnya.
Hal ini juga meningkatkan resistensi insulin tubuh dan membuat tubuh sulit untuk mengatur gula darah.
6. Mempengaruhi Sistem Pencernaan
Karena butuh waktu lama untuk mengurai daging di saluran pencernaan karena tingginya kadar protein, daging membusuk di saluran pencernaan.
Ini mengarah pada produksi racun dan amina berbahaya yang membunuh bakteri sehat di saluran pencernaan.
Kondisi ini menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti sindrom radang usus, sembelit, kram, wasir dan banyak lagi.
Baca juga: Ini Resep Bakso Daging Sapi ala Chef Devina Hermawan, Bisa Jadi Ide Olahan Daging Kurban
7. Mempengaruhi Keseimbangan Hormonal
Suntikan hormonal yang disuntikkan ke tubuh hewan untuk mempercepat pertumbuhan dan produktivitas dapat menyebabkan sejumlah masalah dalam tubuh kita.
Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan beberapa kondisi kesehatan seperti pubertas dini pada anak-anak.
8. Menyebabkan Alzheimer
Daging merah mengandung zat besi tingkat tinggi dan telah dikaitkan dengan penyakit Parkinson dan Alzheimer.
Kelebihan zat besi dapat meningkatkan reaksi radikal bebas berbahaya dan stres oksidatif.
9. Membuat Penyakit Autoimun
Sistem kekebalan melindungi tubuh dari segala penyakit dan infeksi.
Karena protein hewani mirip dengan manusia, seiring waktu, tubuh gagal mengenali antara protein diri dan protein hewani.
Baca juga: Sebentar Lagi Idul Adha, Begini 3 Cara Mudah Mengolah Daging Sapi Agar Tidak Alot
Beberapa jenis penyakit autoimun adalah rheumatoid arthritis, lupus dan multiple sclerosis.
10. Penyebab Arthritis
Daging merah mengandung zat yang disebut purin yang menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam tubuh.
Hal ini pada gilirannya meningkatkan risiko asam urat dan radang sendi.
Tak hanya itu, mengonsumsi daging berlebihan juga menyebabkan artritis degeneratif dan gangguan jaringan lunak lainnya. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
Baca juga berita lainnya
Baca juga: Ini Curhat Bupati Aceh Utara Jelang Berakhir Masa Jabatan
Baca juga: Harga Daging Sapi Meugang, Harga Tulang Sapi dan Harga Hati Sapi di Aceh Tenggara
Baca juga: Tiga Lifter Binaan KONI Aceh Sumbang Lima Emas Kejuaraan Invitasi Nasional Angkat Berat Klasik II