Jumat, 12 Juni 2026

Berita Bireuen

Kasus PMK di Bireuen Terus Bertambah, 3.795 Hewan Kurban Disembelih

Jumlah ternak yang mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bireuen dilaporkan terus bertambah

Tayang:
Editor: bakri
For: Serambinews.com
Kadisnak dan Keswan Bireuen, drh Liza Rozana 

BIREUEN – Jumlah ternak yang mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bireuen dilaporkan terus bertambah.

Bahkan, hingga Rabu (13/7/2022) kemarin, kasusnya sudah mencapai 2.867 ekor.

Hal tersebut disampaikan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal SP kepada Serambi, Rabu (13/7/20220.

Disebutkan, informasi dari petugas di lapangan, wabah tersebut terus meluas.

Kini, jumlah ternak yang sakit bergejala PMK, untuk sapi mencapai 2.867 ekor, sementara kerbau tercatat 104 ekor.

“Dari jumlah ternak yang sakit, sebagian besar sudah sembuh.

Khusus sapi yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.149 ekor.

Sedangkan kerbau yang sudah sembuh mencapai 91 ekor.

Selain itu, ada sejumlah sapi yang mengalami PMK, mati delapan ekor dan pemotongan paksa delapan ekor,” lapornya.

Baca juga: Alhamdulillah, Nagan Raya Kembali Nihil Kasus PMK Hewan Ternak

Baca juga: 3 Hewan Kurban Terindikasi PMK, Temuan Disnak Aceh

Safrizal menambahkan, berdasarkan informasi dari petugas di lapangan atau tenaga medik kesehatan hewan, wabah PMK di kabupaten itu terus meluas.

Mereka mendapatkan laporan dari pemilik ternak tentang kondisi ternak mereka.

“Mendapat laporan ada ternak sakit, petugas segera ke lokasi.

Selain melihat kondisi hewan juga mengobati dengan pemberian vitamin, antibiotik, dan upaya lainnya,” katanya.

Para peternak, tambah Safrizal, sangat diharapkan untuk segera melaporkan ke petugas lapangan apabila ada ternak yang sakit.

Sehingga, nantinya petugas di lapangan akan segera mendatangi dan melihat kondisi ternak sekaligus mengobatinya.

“Walaupun ternak yang sakit bergejala PMK terus bertambah, tapi peternak tidak perlu khawatir.

Apabila ditemukan ternak sakit, segera beritahukan ke petugas Puskeswan,” sebut Safrizal.

Menurutnya, dengan cepatnya disampaikan ke petugas di lapangan tentu akan memudahkan penanganan selanjutnya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen bersama tim dokter hewan, dan tenaga medik hewan akan terus berusaha membantu peternak di Bireuen.

Sebanyak 3.795 hewan kurban disembelih masyarakat Bireuen hampir merata di seluruh gampong pada Idul Adha 1443 H.

Seluruh hewan khususnya sapi maupun kerbau sebelum disembelih sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari paramedik kesehatan hewan di sejumlah Puskeswan.

Kabid Keswan dan Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal kepada Serambi, Rabu (13/7/2022), mengatakan, masyarakat atau panitia kurban setelah membeli ternak dan mendekati hari raya Idul Adha memastikan kondisi kesehatan hewan dengan pemberitahuan kepada petugas.

Setelah diperiksa, hewan kurban dan kondisi sehat maka dikeluarkan SKKH.

""Setiap hewan kurban sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan diberikan SKKH.

Ditambahkan, informasi diperoleh dari berbagai gampong melalui petugas lapangan dari Puskeswan," ujar Safrizal.

Bahkan, kata Safrizal, tim dari Polres Bireuen, dan Polsek mendatangi tempat pemotongan hewan kurban dan memastikan ada tidaknya SKKH.

Hewan kurban yang disembelih mencapai 3.795 ekor. (yus)

Baca juga: Kasus PMK di Aceh Jaya Terus Meningkat, Ini Kata Dinas Pertanian

Baca juga: Di Tengah Wabah PMK, Lembaga Amal Asal Prancis Salurkan 4.399 Paket Daging Kurban di Aceh Utara

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved